.
Bupati berharap ajang Porkab mampu melahirkan atlet-atlet unggul yang dapat mengharumkan nama Sleman hingga tingkat nasional maupun internasional. (PM-Ist).
Patmamedia.com (SLEMAN) – Kontingen Kapanewon Mlati keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sleman 2026 setelah menjadi peraih medali terbanyak dalam ajang olahraga tingkat kabupaten tersebut.
Dalam hasil akhir perolehan medali, Mlati berhasil mengumpulkan tiga medali emas dan satu perak. Posisi berikutnya ditempati Kapanewon Godean dengan raihan dua emas, satu perak, dan tiga perunggu, sedangkan Kapanewon Ngemplak berada di urutan selanjutnya dengan dua emas dan satu perak.
Porkab Sleman 2026 berlangsung pada 2–11 Mei 2026 dan diikuti sebanyak 1.390 atlet serta sekitar 200 pelatih dari berbagai kapanewon di Sleman. Kompetisi digelar di sejumlah venue olahraga yang tersebar di wilayah Sleman.
Sebanyak sembilan cabang olahraga dipertandingkan dalam Porkab kali ini, yakni atletik, bola voli, bulutangkis, catur, futsal, sepak takraw, tenis meja, tenis lapangan, dan taekwondo.
Ketua Umum KONI Sleman Haris Sutarta mengatakan, Porkab bukan sekadar ajang kompetisi antarkapanewon, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk menjaring atlet potensial menuju PORDA DIY XVIII di Kulon Progo tahun 2027.
“Porkab ini selain untuk memeriahkan Hari Jadi Sleman ke-119 juga menjadi sarana penjaringan atlet potensial untuk menghadapi PORDA DIY 2027,” ujarnya.
Menurut Haris, hasil Porkab akan menjadi dasar penyusunan strategi pembinaan serta penentuan target medali Sleman pada PORDA mendatang. Setelah Porkab selesai, KONI Sleman juga akan mempersiapkan kejuaraan kabupaten (Kejurkab) bagi cabang olahraga yang belum dipertandingkan dalam Porkab, seperti dayung, dansa, renang, senam, dan lainnya.
Ia menegaskan, Sleman menargetkan mampu mempertahankan tradisi sebagai juara umum PORDA yang sudah 4 kali penyelenggaraan terakhir berhasil direbutnya secara berturut-turut.
Sementara itu, Bupati Harda Kiswaya mengapresiasi penyelenggaraan Porkab sebagai momentum penting dalam memperkuat budaya olahraga di Sleman.
Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya melahirkan atlet potensial, tetapi juga membangun karakter generasi muda melalui sportivitas dan semangat kompetisi.
“Diharapkan lahir bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Pada pembukaan Porkab yang digelar di Lapangan Pemda Sleman, 2 Mei lalu, juga dilaksanakan lomba defile antarkapanewon. Dalam lomba tersebut, Kapanewon Ngaglik meraih juara pertama, disusul Depok di posisi kedua dan Minggir di peringkat ketiga.***