HUT Sleman

Hari Jadi ke-110 Sleman Teguhkan Semangat Nyawiji Golong Gilig Lewat Tirakatan

Wijatma T S
15 May 2026
.
Hari Jadi ke-110 Sleman Teguhkan Semangat Nyawiji Golong Gilig Lewat Tirakatan

Bupati Harda Kiswaya memecah vas kendi berisi bunga menandai acara tirakat Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar malam tirakatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya, Kamis (14/5) malam. 

Momentum sakral tersebut menjadi ajang meneguhkan semangat nyawiji golong gilig atau persatuan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan Sleman.

Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan yang diawali dengan kirab pusaka tombak Kyai Turunsih dari Kantor Bupati Sleman menuju Pendopo Parasamya. 

Kirab pusaka tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah panjang perjuangan para leluhur dalam membangun Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman Harda Kiswaya dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan, malam tirakatan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri dan penguatan spiritual bagi seluruh masyarakat Sleman.

“Tirakatan ini merupakan wujud laku prihatin, mawas diri, serta mengheningkan cipta, rasa, karsa, dan karya di hadapan Tuhan Yang Maha Agung,” ujarnya.

Menurutnya, semangat tirakatan menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang Kabupaten Sleman hingga usia ke-110 tidak lepas dari kerja keras, kebersamaan, dan gotong royong seluruh masyarakat. Karena itu, nilai persatuan harus terus dijaga di tengah berbagai tantangan zaman.

Peringatan Hari Jadi Sleman tahun ini mengusung tema “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”. 

Tema tersebut mengandung pesan mendalam agar seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat Sleman terus bersatu padu atau nyawiji, memiliki semangat tinggi, serta pantang menyerah demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.

“Tema ini mengandung arti bahwa seluruh perangkat pemerintahan di Kabupaten Sleman dan warga masyarakat harus bersama-sama, bersatu, memiliki semangat tinggi, dan pantang menyerah demi keselamatan serta kesejahteraan hidup kita semua di masa mendatang,” tegasnya.

Melalui semangat nyawiji golong gilig itu, Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen mewujudkan daerah yang lebih maju, adil, makmur, sekaligus tetap menjaga kelestarian alam dan nilai-nilai keberadaban.

Selain menjadi ruang perenungan, malam tirakatan juga memperkuat ikatan sosial antar unsur pemerintahan dan masyarakat. 

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Sleman, anggota DPRD, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman. (atm)

HUT Sleman

Baca Juga