.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mencoba teknologi HRV Analyzer. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Puncak Resepsi Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 pada Kamis (11/12) di Atrium Sinta Sleman City Hall. Momentum ini dimanfaatkan untuk meluncurkan inovasi Smart Dinkes Sembada, teknologi HRV (Heart Rate Variability) Analyzer, serta menyerahkan sejumlah penghargaan kesehatan tingkat Kabupaten Sleman.
Bupati Sleman, Danang Maharsa, dalam sambutannya menyampaikan HKN tahun ini mengusung tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama” sebagai wujud semangat membangun ketahanan kesehatan nasional.
“Tema ini mencerminkan semangat untuk membangun ketahanan kesehatan nasional sebagai bagian dari upaya mencapai Indonesia yang lebih kuat, sehat, dan tangguh,” ujarnya.
Danang juga mengapresiasi seluruh insan kesehatan yang telah bekerja tanpa lelah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta prestasi yang ditorehkan tenaga kesehatan Sleman.
“Saya berharap dengan adanya penghargaan ini dapat meningkatkan dan mempertahankan kesehatan untuk masyarakat Sleman,” imbuhnya.
Lebih jauh, Danang mengajak masyarakat untuk terus mengutamakan kesehatan, baik dari diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar agar tercipta budaya hidup sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, menegaskan komitmen jajarannya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan melalui penguatan layanan primer dan peningkatan kualitas SDM kesehatan.
Dengan hadirnya inovasi Smart Dinkes Sembada, Cahya menyebut langkah ini sebagai pintu masuk transformasi digital di sektor kesehatan.
“Kita tidak hanya merayakan capaian, tetapi juga menegaskan kembali komitmen kita untuk menjaga kesehatan di masa depan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sleman turut meninjau sekaligus mencoba teknologi HRV Analyzer. Alat ini berfungsi mengukur variasi waktu antar detak jantung untuk menilai keseimbangan sistem saraf otonom.
HRV Analyzer dapat menjadi indikator objektif tingkat stres, kelelahan, kecemasan, hingga potensi masalah kesehatan fisik maupun mental.
Teknologi ini juga bermanfaat dalam mendeteksi dini risiko stroke dan tekanan darah tinggi, serta memantau respons tubuh terhadap latihan dan proses pemulihan. (atm)*