Platinum

Kesbangpol Sleman Tanamkan Lagi Wawasan Kebangsaan: Nilai Cinta Tanah Air Mulai Luntur

Wijatma T S
11 November 2025
.
Kesbangpol Sleman Tanamkan Lagi Wawasan Kebangsaan: Nilai Cinta Tanah Air Mulai Luntur

Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman, Sigit Herutomo, SH, MAP (kanan). (PM-Jatmo)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Sigit Herutomo, SH, MAP mengingatkan, semangat kebangsaan di kalangan masyarakat mulai memudar. Kondisi ini, menurutnya, menjadi alasan utama digelarnya kembali program penanaman wawasan kebangsaan di 86 kalurahan se-Kabupaten Sleman.

“Kegiatan ini kami tujukan agar masyarakat, terutama para tokoh di tingkat bawah, kembali sadar bahwa bangsa Indonesia ini perlu dicintai,” ujar Sigit dalam jumpa pers di Lobi gedung lama setda Sleman, Selasa (11/11).

Menurutnya, pada era 1980–1990-an, penanaman nilai kebangsaan dilakukan secara masif melalui berbagai sarana seperti penataran P4, pelajaran PMP, dan siaran media pemerintah. Saat itu, informasi bersifat satu arah, tetapi efektif dalam membentuk rasa nasionalisme di masyarakat.

“Sekarang, semua orang bisa memproduksi berita dari ponselnya dan menyebarkannya lewat media sosial. Input informasinya bagus, tetapi nilai-nilai kebangsaan yang dulu tertanam kuat kini mulai luntur,” jelasnya.

Sigit menegaskan, perubahan zaman membuat masyarakat rentan terpengaruh informasi dari luar tanpa memahami konteks kebangsaan. Karena itu, pihaknya memandang penting membangun kesadaran baru bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam dan potensi besar yang selama ini menjadi incaran bangsa lain.

“Bangsa kita diberkahi matahari 12 bulan, tanah subur, nikel, minyak bumi, sampai uranium. Dari dulu bangsa lain ingin menguasai kita karena sumber daya ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, bentuk penjajahan kini tidak lagi fisik, tetapi melalui politik, ekonomi, dan budaya. Misalnya, lewat promosi budaya asing yang perlahan menggeser kebanggaan anak muda terhadap produk dan budaya lokal.

“Kalau rasa cinta pada bangsa hilang, kepedulian pun akan ikut hilang. Maka wawasan kebangsaan harus terus ditanamkan agar kita tidak mudah terpengaruh dan tetap mencintai negeri sendiri,” tegasnya.

Ke depan, setelah program wawasan kebangsaan ini berjalan, Kesbangpol Sleman juga akan melanjutkan dengan program lanjutan seperti Desa Berkarakter Pancasila dan Kader Bela Negara, sebagai bagian dari pembinaan ideologi di tingkat akar rumput. (atm)

Griting

Baca Juga