.
Pelajar SMAN 1 Depok dan 2 Sleman bersama Kepala BNNK Sleman, Kombes Pol Teguh Tri Prasetya mendeklarasikan anti narkoba. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Sebanyak 96 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Sleman mendeklarasikan komitmen bersama untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dalam kegiatan Seminar dan Deklarasi Anti Narkoba Pelajar Se-Kabupaten Sleman yang digelar di Aula Unit I Pemda Sleman, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang merupakan rangkaian Pra Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 ini diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman.
Selain seminar Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), kegiatan juga diwarnai deklarasi anti narkoba yang dipimpin perwakilan pelajar dari SMAN 1 Depok dan SMAN 2 Sleman.
Acara ditutup dengan penyematan Pin Sobat Bersinar kepada para peserta oleh Kepala BNNK Sleman dan Kepala Bakesbangpol Sleman.
Kepala BNNK Sleman, Kombes Pol Teguh Tri Prasetya, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan bebas dari narkotika.
“Seminar P4GN dan Deklarasi Anti Narkoba Pelajar Se-Kabupaten Sleman merupakan rangkaian kegiatan HANI 2026 yang bertujuan membentuk generasi muda yang anti narkotika dan generasi yang cerdas, berprestasi tanpa narkotika,” ujarnya.
Teguh menjelaskan, BNNK Sleman juga terus mendorong pelaksanaan program ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai Dari Anak Bersih Narkoba) sebagai upaya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, deklarasi tersebut bukan sekadar kegiatan simbolis. Para pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mengampanyekan hidup sehat dan menjauhi narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Melalui deklarasi ini diharapkan para pelajar tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan semangat hidup sehat dan menjauhi narkoba,” katanya.
Ia menambahkan, penyematan Pin Sobat Bersinar dilakukan sebagai bentuk penguatan peran pelajar dalam membangun ketahanan diri dan lingkungan terhadap bahaya narkoba.
“Dengan semangat kebersamaan, kami berharap lahir generasi Sleman yang tangguh, produktif, dan berdaya saing tanpa narkoba,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sleman, Muhamad Aji Wibowo, menyambut baik kolaborasi tersebut.
Menurutnya, upaya pencegahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Pelajar sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam membangun ketahanan pribadi dan sosial agar tidak mudah terpengaruh oleh penyalahgunaan narkoba maupun perilaku negatif lainnya,” ujarnya.
Aji menegaskan, penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak kualitas sumber daya manusia, melemahkan karakter bangsa, serta mengganggu ketahanan nasional.
Karena itu, Bakesbangpol terus mendorong berbagai program penguatan wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, dan partisipasi aktif generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan produktif.
“Deklarasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk komitmen nyata pelajar untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya narkoba. Generasi muda harus menjadi pelopor dalam membangun budaya hidup sehat, berintegritas, dan berkarakter,” tegasnya.
Melalui sinergi antara BNNK Sleman, Bakesbangpol, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan, deklarasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan generasi muda terhadap ancaman sosial sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Sleman yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. (atm)