HUT Sleman

Tragedi Sungai Winongo Bantul, Siswa Kelas 6 Tewas Tenggelam Usai Salat Jumat

Wagino
13 February 2026
.
Tragedi Sungai Winongo Bantul, Siswa Kelas 6 Tewas Tenggelam Usai Salat Jumat

Petugas BPBD Kasihan dan PMI Bantul, saat melakukan pencarian selama dua jam. (PM-ist)

Patmamedia.com (BANTUL) – Keceriaan usai Salat Jumat berubah menjadi tragedi di Bendungan Sungai Winongo, Dusun Glondong, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. 

Seorang siswa kelas 6 SD ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam terseret arus deras.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa bermula saat sekitar 10 anak bermain di kawasan Sungai Winongo setelah melaksanakan Salat Jumat. 

Empat anak bermain di sungai kecil, sementara enam lainnya bermain di sungai besar di sekitar dam.

“Tiga anak berjalan menuju dam, namun karena arus terlalu deras, ketiganya tenggelam dan meminta tolong,” jelasnya.

Dari tiga korban tersebut, dua anak yakni RP (10) dan E berhasil diselamatkan warga. 

Sementara satu korban, Bima Satriya Fridiyanto (12), pelajar kelas 6 SD asal Kweni, Panggungharjo, Sewon, Bantul, terbawa arus hingga ke tengah bendungan dan sempat hilang dari pandangan.

Saksi mata, Bandi (51), warga setempat, mengaku mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai. Ia segera berusaha menolong dan berhasil menyelamatkan dua anak. 

Namun satu korban sudah terlanjur tenggelam dan tidak terlihat kembali.

Proses pencarian melibatkan petugas BPBD Kasihan dan PMI Bantul. 

Setelah sekitar dua jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah kemudian diperiksa oleh Tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin Aiptu Purwanto bersama dokter Puskesmas Kasihan 2, dr. Triatmi Dyah Wayuningsih, M.Sc. 

Hasil pemeriksaan menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan korban dinyatakan murni meninggal akibat tenggelam.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak saat bermain di area sungai, terlebih di musim penghujan dengan arus yang cenderung deras dan berbahaya. (wag)

Editor: Wijatma TS 


 

Dilarang

Baca Juga