Platinum

Sleman Beri Penghargaan 163 Wajib Pajak Panutan, Penerimaan PBB Capai 87,81 Persen

Wijatma T S
08 July 2026
.
Sleman Beri Penghargaan 163 Wajib Pajak Panutan, Penerimaan PBB Capai 87,81 Persen

Bupati Harda Kiswaya (tengah) bersama wajib pajak panerima penghargaan. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Rabu (8/7/2026) sore. 

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat luncuran awan panas mencapai sekitar 2.000 meter ke arah barat daya atau berhulu di Kali Sat dan Kali Putih.

Berdasarkan informasi resmi Badan Geologi, peristiwa terjadi pada pukul 17.10 WIB. Awan panas guguran terekam dengan amplitudo maksimum 65,29 milimeter dan durasi 171,01 detik.

Meski terjadi awan panas guguran, status aktivitas Gunung Merapi hingga saat ini masih berada pada Level III (Siaga).

Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan lereng Merapi, diimbau tidak memasuki daerah yang berpotensi terdampak bahaya awan panas maupun alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Warga juga diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari Badan Geologi dan BPPTKG. Pemerintah mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait aktivitas Gunung Merapi.

Perkembangan aktivitas Gunung Merapi akan terus dipantau secara intensif oleh petugas untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan. (atm)

Dilarang

Baca Juga