.
Mobil Brimob berhasil dievakuasi dari perlintasan. (PM-ist)
Patmamedia.com (BANTUL) – Kecelakaan yang melibatkan mobil dinas Brimob Sentolo dan KA Bandara terjadi di perlintasan sebidang Dusun Tapen, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 08.15 WIB.
Meski kendaraan mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan mobil Isuzu dinas Brimob yang dikemudikan Bripka Yudi Saputro dengan penumpang Bripda Tommy Priambada melintas dari arah selatan menuju rel kereta api.
Saat memasuki perlintasan, kendaraan diduga tidak mengantisipasi datangnya KA Bandara dari arah utara sehingga bagian depan mobil terserempet kereta.
"Pengemudi diduga kurang memperhatikan situasi saat akan melintasi rel sehingga terjadi benturan dengan kereta yang sedang melintas," ujar Hidayanto.
Benturan hanya mengakibatkan kerusakan ringan pada kap depan kendaraan.
Kedua anggota Brimob yang berada di dalam mobil dipastikan selamat dan tidak mengalami cedera.
Polisi mengungkapkan, lokasi kejadian merupakan perlintasan yang belum dilengkapi palang pintu otomatis maupun penjaga.
Meski pos jaga telah dibangun, fasilitas tersebut baru dijadwalkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.
Menurut Hidayanto, belum berfungsinya sistem pengamanan di perlintasan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi di lapangan. Namun, pengguna jalan tetap diwajibkan memastikan jalur rel benar-benar aman sebelum melintas.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Sedayu bersama petugas Keamanan Kereta Api Yogyakarta langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi, dan mendata kronologi peristiwa.
Sementara itu, kendaraan dinas Brimob yang mengalami kerusakan ringan telah dievakuasi ke bengkel di wilayah Moyudan, Sleman, untuk menjalani perbaikan.
Hingga proses penanganan selesai, arus perjalanan kereta api tetap berlangsung normal tanpa gangguan berarti. (wag)