.
Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji bersama Panewu Ngaglik Wawan Widiantoro (tengah) pada acara syawalan Pemkab Sleman dengan Gubernur di Pendopo Parasamya. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) — Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menilai momentum Syawalan bersama Gubernur DIY menjadi penguat sinergi antara pemerintah daerah hingga kalurahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Reno usai menghadiri Syawalan bersama Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X di Pendopo Parasamya Kompleks Kantor Bupati Sleman, Senin (6/4/2026).
Menurut Reno, kegiatan tersebut terasa istimewa karena dapat bersilaturahmi langsung dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama GKR Hemas serta Sri Paduka Paku Alam X bersama Gusti Kanjeng Ratu Bendara dalam suasana penuh keakraban.
Baca Juga: Sultan Ajak ASN Mawas Diri Saat Syawalan Pemkab Sleman, Tekankan Mulat Sariro
“Momentum ini menjadi penguat sinergi antara pemerintah daerah hingga kalurahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Reno.
Ia menambahkan, nilai silaturahmi, saling memaafkan, serta semangat kebersamaan sangat terasa dalam kegiatan syawalan tersebut. Reno berharap kebersamaan tersebut mampu membawa semangat baru dalam membangun Kabupaten Sleman.
“Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan semangat baru untuk terus membangun Kabupaten Sleman agar lebih maju. Sugeng Riyadi, nyuwun pangapunten lahir lan batin,” ungkapnya.
Kegiatan Syawalan tersebut merupakan agenda rutin tahunan Pemerintah Daerah DIY yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota. Kehadiran Sri Sultan Hamengku Buwono X dan rombongan disambut oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa serta jajaran Forkopimda Sleman.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman juga melaporkan, perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Sleman berlangsung lancar, aman, dan meriah.
Sementara itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat silaturahmi, serta membangun sinergi antar elemen pemerintahan dan masyarakat.
Acara Syawalan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman dan dilanjutkan halal bihalal dengan saling berjabat tangan antar peserta. (atm)*