.
Ketua dan segenap jajaran pengurus PWI DIY usai acara pembubaran panitia konferda, di RM Iwak Kalen Godean
Patmamedia.com. (SLEMAN) – Meeting room di kawasan kuliner Iwak Kalen Godean kembali dimanfaatkan untuk kegiatan organisasi. Kali ini, Panitia Konferda Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY 2025 menggelar agenda pembubaran panitia di lokasi tersebut, Rabu (17/12/2025).
Berada di kawasan Sidoagung, Godean, Sleman, Iwak Kalen Godean dikenal sebagai tempat kuliner yang juga menyediakan ruang pertemuan dengan suasana alami. Selain meeting room, area ini dilengkapi bangunan joglo, limasan, gazebo, taman, serta lahan parkir yang cukup luas.
Salah satu tim Iwak Kalen Godean, Viola Rezha, mengatakan meeting room di lokasi tersebut kerap digunakan untuk beragam kegiatan, mulai dari rapat, workshop, pertemuan komunitas, hingga kegiatan keluarga.
“Kapasitasnya bisa menampung sekitar 50 sampai 100 orang, tergantung pengaturan ruang. Setting tempat bisa menyesuaikan kebutuhan kegiatan,” ujar Viola.
Pengaturan ruangan, lanjutnya, cukup fleksibel. Pengguna dapat memilih model meja-kursi, kursi saja, hingga konsep lesehan menggunakan karpet atau tikar. Pada momen tertentu, ruang tersebut juga difungsikan sebagai area transit keluarga atau rias pengantin ketika berlangsung acara pernikahan di kompleks yang sama.
Dalam kegiatan pembubaran Panitia Konferda PWI DIY, panitia memilih menu makanan paket yang disajikan bersama aneka gorengan. Seluruh konsumsi disiapkan dan ditata oleh pihak pengelola di area sekitar meeting room.
“Biasanya untuk kegiatan dengan peserta belasan hingga puluhan orang, menu paket menjadi pilihan karena lebih praktis,” jelas Viola.
Fasilitas penunjang di meeting room meliputi papan tulis, sound system, pendingin ruangan, serta kamar mandi di dalam ruangan. Sementara di luar ruangan, hamparan sawah dan tanaman hijau menghadirkan suasana santai yang mendukung jalannya diskusi.
Viola menambahkan, penggunaan meeting room tidak dikenakan biaya sewa selama konsumsi dipesan di lokasi. Hal tersebut dinilai membantu peserta kegiatan agar lebih fokus pada acara tanpa harus memikirkan teknis penyediaan konsumsi dan kebersihan ruangan.
“Kami berupaya memberikan kenyamanan agar kegiatan yang digelar bisa berjalan lancar,” pungkasnya.***
editor: Muh sugiono