Platinum

Jalan Dr. Wahidin Bantul Ditutup Sehari, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Wagino
25 July 2026
.
Jalan Dr. Wahidin Bantul Ditutup Sehari, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Denah rekayasa lalu lintas selama rehabilitasi irigasi. (PM-ist)

Patmamedia.com (BANTUL)  –  Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bantul menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) di ruas Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Bantul, pada Sabtu (25/7/2026).

Kebijakan ini dilakukan untuk mendukung pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi Daerah Irigasi Gempolan Bantul.

Rekayasa lalu lintas diberlakukan mulai pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB. Penutupan jalan berlangsung di ruas Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, tepatnya dari Simpang Empat Gapensi hingga Gapura Tugu Nogosari, Trirenggo, Bantul.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kendaraan yang biasanya melintas dari Simpang Empat Gapensi menuju Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo tidak dapat melewati ruas tersebut selama pekerjaan berlangsung.

"Kami akan menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas berupa penutupan ruas jalan disertai pengalihan arus. Kendaraan yang datang melalui Simpang Empat Gapensi akan diarahkan ke jalur utara maupun selatan, kemudian pengendara dapat melanjutkan perjalanan melalui jalan alternatif yang tersedia," kata Hidayanto, Jumat (24/7/2026).

Menurut Hidayanto, rekayasa lalu lintas ini bertujuan menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memberikan ruang bagi pelaksanaan proyek rehabilitasi agar berjalan lancar.

"Langkah ini merupakan upaya untuk menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran proses peningkatan dan rehabilitasi Daerah Irigasi Gempolan Bantul. Kami berharap masyarakat dapat memahami kebijakan sementara ini," ujarnya.

Polres Bantul juga mengimbau masyarakat yang akan melintasi kawasan tersebut untuk mengatur waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif agar terhindar dari kepadatan lalu lintas.

"Pengguna jalan kami harapkan mematuhi arahan petugas di lapangan serta memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang. Dengan begitu arus lalu lintas tetap tertib dan potensi kemacetan bisa diminimalkan," tutur Hidayanto.

Ia menegaskan keselamatan tetap menjadi prioritas selama rekayasa arus berlangsung. Karena itu, seluruh pengendara diminta mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

"Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau seluruh pengendara untuk tetap berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengikuti petunjuk petugas selama rekayasa arus berlangsung. Atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, kami menyampaikan permohonan maaf dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama masyarakat," pungkasnya. (Wag)

Dilarang

Baca Juga