Platinum

IPO 2025 di Condongcatur, Dispora Sleman: Rintis Sport Center di 17 Kapanewon

Wijatma T S
19 July 2025
.
IPO 2025 di Condongcatur, Dispora Sleman: Rintis Sport Center di 17 Kapanewon

(PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Upaya serius Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui olahraga kembali ditunjukkan dengan pelaksanaan kegiatan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) tahun 2025, Sabtu (19/7/2025) di Lapangan Belarasa, Pringwulung, Condongcatur, Depok, Sleman.

Tak sekadar mengukur partisipasi masyarakat dalam berolahraga, kegiatan ini juga menjadi dasar awal untuk perencanaan pembangunan Sport Center di 17 kapanewon di Sleman.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari 15 putra dan 15 putri dari berbagai kelompok umur – mulai dari usia 10 tahun, 20 tahun, 40 tahun hingga lansia. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang Olahraga Dispora Sleman Dwi Handoko Wiyoto S, STP, M.Ec.Dev, Tim IPO Kapanewon Depok, Puskesmas Depok 2, Dukuh Pringwulung, serta Ketua RW 39 Pringwulung.

"Kegiatan ini adalah bagian dari penerapan program Mengolahragakan Masyarakat dan Mensehatkan Masyarakat. Tujuannya tidak hanya pada aspek prestasi, tetapi juga meningkatkan kebugaran dan kualitas hidup warga melalui olahraga," jelas Dwi Handoko.

Menurutnya, IPO menjadi tolok ukur dalam merancang kebijakan pembangunan olahraga di Sleman, termasuk untuk menentukan kebutuhan sarana prasarana yang diperlukan.

"Kegiatan ini juga menjadi acuan pembangunan Sport Center di 17 kapanewon. Fasilitas ini akan menjadi ruang publik yang menggabungkan fungsi olahraga dan rekreasi, tempat masyarakat bisa berolahraga sekaligus bersosialisasi,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini digunakan metode BIP Test yang menilai kemampuan pernapasan, ketahanan tubuh, dan akselerasi waktu selama berolahraga. Hasilnya akan menunjukkan seberapa aktif masyarakat berolahraga dalam seminggu.

“Dispora Sleman berharap masyarakat bisa rutin berolahraga minimal tiga kali seminggu, dengan durasi minimal 30 menit. Ini penting tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga sebagai bagian dari penjaringan atlet sejak usia dini,” imbuh Dwi.

Dukuh Pringwulung, Sahid Fahrudin, mengaku bangga wilayahnya terpilih sebagai lokasi kegiatan IPO tahun ini.

“Ini bisa jadi pemicu warga untuk lebih giat berolahraga. Harapannya, tingkat partisipasi meningkat dan masyarakat lebih sehat, sehingga program Sleman Sehat bisa benar-benar terwujud,” tuturnya. (atm)

Griting

Baca Juga