Platinum

HUT Ke-18 GKJ Wonocatur dan Penahbisan Pendeta Andreas Kurnianto Berlangsung Khidmat

Nadi Mulyadi
15 July 2026
.
HUT Ke-18 GKJ Wonocatur dan Penahbisan Pendeta Andreas Kurnianto Berlangsung Khidmat

Pendeta Andreas Kurnianto menerima potongan tumpeng dalam puncak acara peringatn HUT Ke-18 GKJ Wonocatur, Rabu 15 Juli 2026. (PM-Nadi Mulyadi)

Patmamedia.com (Bantul) – Gereja Kristen Jawa (GKJ) Wonocatur, Kabupaten Bantul, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 sekaligus menggelar ibadah penahbisan pendeta atas diri Vikaris Andreas Kurnianto, S.Ak., M.Fil., Rabu (15/7/2026). Acara yang berlangsung di GKJ Wonocatur tersebut dihadiri ratusan jemaat, para pendeta, tokoh gereja, tamu undangan, serta Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih.

Penahbisan Andreas Kurnianto menjadi momentum penting bagi GKJ Wonocatur karena gereja kini secara resmi memiliki pendeta baru untuk melayani dan menggembalakan jemaat. Prosesi berlangsung khidmat melalui rangkaian pengakuan iman, doa penahbisan, pengenaan toga dan stola, serta penyerahan simbol-simbol pelayanan gerejawi.

Andreas Kurnianto bukan sosok baru dalam dunia pelayanan gereja. Lulusan S1 Akuntansi Universitas Katolik Soegijapranata dan S2 Magister Filsafat Keilahian bidang minat Kependetaan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta itu telah aktif melayani kaum muda selama lebih dari satu dekade. Ia menjabat Ketua Komisi Pemuda GKJ Ngaliyan sejak 2015, Sekretaris Komisi Ibadah GKJ Ngaliyan, Ketua Komisi Pemuda GKJ Klasis Semarang Barat sejak 2023, serta pernah menjadi Ketua dan Pembina Persekutuan Mahasiswa Ecclesia Christi Universitas Katolik Soegijapranata. Selain itu, Andreas juga kerap menjadi pembicara dalam berbagai persekutuan mahasiswa Kristen dan kegiatan kepemudaan gereja.

Ketua Panitia Penahbisan, TMA Kristanto, dalam sambutannya mengatakan penahbisan pendeta merupakan peristiwa penting dalam kehidupan gereja sebagai peneguhan panggilan Tuhan bagi seorang pelayan untuk memberitakan Injil dan menggembalakan umat. Menurutnya, momen tersebut menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-18 GKJ Wonocatur.
"Kami berharap penahbisan ini menjadi berkat bagi gereja serta semakin memperkuat semangat pelayanan seluruh warga GKJ Wonocatur," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada Pendeta Andreas Kurnianto dan seluruh jemaat GKJ Wonocatur. Dalam pidatonya, Bupati menilai Andreas memiliki bekal akademik dan pengalaman pelayanan yang kuat untuk menjalankan tugas kependetaan.

Menurut Halim Muslih, perpaduan kemampuan manajerial, latar belakang filsafat-teologi, serta pengalaman mendampingi kaum muda menjadi modal penting dalam memimpin dan menggembalakan jemaat. Ia berharap kehadiran Pendeta Andreas mampu menjadi pembawa damai, penguat kehidupan iman, sekaligus mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang rukun dan harmonis.

Bupati juga mengajak seluruh jemaat GKJ Wonocatur untuk terus menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kasih, keadilan, dan perdamaian yang diajarkan gereja diharapkan dapat diwujudkan tidak hanya di lingkungan jemaat, tetapi juga dalam kehidupan sosial yang lebih luas.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan perayaan syukur HUT ke-18 GKJ Wonocatur yang diisi pemotongan tumpeng, penyampaian ucapan selamat, serta ramah tamah bersama jemaat dan para tamu undangan.

Perayaan tersebut menjadi tonggak baru bagi GKJ Wonocatur dalam memasuki usia ke-18 sekaligus menandai dimulainya pelayanan Pendeta Andreas Kurnianto. Jemaat berharap kehadiran pendeta baru dapat semakin memperkuat pelayanan gereja dan membawa dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Bantul.***

Dilarang

Baca Juga