HUT Sleman

Hari Anak Nasional 2026 di Sleman, Danang Maharsa Soroti Anak Terlalu Lama Main Gadget

Wijatma T S
13 June 2026
.
Hari Anak Nasional 2026 di Sleman, Danang Maharsa Soroti Anak Terlalu Lama Main Gadget

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2026 di halaman Dinas P3AP2KB, Sabtu (13/6). (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyoroti semakin berkurangnya aktivitas anak di luar rumah akibat terlalu banyak menghabiskan waktu dengan gawai (gadget). 

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan serius dalam pembentukan karakter generasi muda di era digital.

Hal itu disampaikan Danang saat membuka rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2026 di halaman Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman, Sabtu (13/6).

Kegiatan bertajuk Kumpul Bocah SRIKANDI #2 (Sesarengan Kekancan lan Dadi Siji Forum Anak se-Kabupaten Sleman) tersebut diikuti puluhan anak dan menjadi momentum memperkuat karakter, kedisiplinan, serta interaksi sosial anak-anak.

Di hadapan peserta, Danang menekankan pentingnya pendidikan budi pekerti dan pembentukan karakter agar anak-anak memiliki keberanian mengambil keputusan yang benar sesuai keyakinan mereka.

"Anak-anak sekarang kegiatan di luar rumah seperti ini pasti berkurang, karena kebanyakan sekarang pegang HP (gadget). Oleh karena itu, pendidikan budi pekerti dan pembentukan karakter itu sekarang penting, karena anak-anak dituntut untuk berani melakukan sesuatu sesuai dengan keyakinannya," ujarnya.

Danang juga mengingatkan, masa depan bangsa dalam 10 hingga 15 tahun mendatang berada di tangan generasi muda saat ini. Karena itu, ia mengajak anak-anak untuk terus berusaha dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.

"Mau tidak kalian menjadi orang sukses? Mau tidak menjadi orang yang berhasil sesuai dengan cita-citanya? Itu tergantung kamu sendiri. Kalau kamu malas-malas dan tidak mau berusaha, tentu tidak akan berhasil. Semangat ya!" katanya memberi motivasi.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, Novita Krisnaeni, menjelaskan kegiatan HAN tahun ini diikuti 75 anak yang terdiri atas 50 perwakilan Forum Anak Kapanewon dan 25 anak dari Forum Anak Kabupaten Sleman.

Menurut Novita, peringatan HAN bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak, memupuk solidaritas, serta menumbuhkan partisipasi anak dalam pembangunan sebagai Pelopor dan Pelapor (2P).

Untuk mencapai tujuan tersebut, peserta diajak mengikuti berbagai permainan tradisional, seperti melukis caping dan lomba permainan tradisional lainnya. 

Aktivitas berkelompok tersebut diharapkan dapat melatih kerja sama, mempererat kebersamaan, sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang efektif dalam membentuk karakter anak.

Rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Sleman tidak berhenti pada kegiatan pembukaan. 

Sejumlah aksi tematik telah disiapkan, yakni Klaster 1 AKSI CERIA (Aksi Cerdas Identitas Anak) pada 15 Juni 2026 di SMP Negeri 2 Pakem, Klaster 3 AKSARA (Aksi Sadar Bahaya NAPZA) pada 20 Juni 2026 di Aula Kapanewon Moyudan, serta Klaster 2 PARENTAL (Peduli Anak, Rencana Edukasi, Nurturing, Tanggung Jawab, dan Aksi) pada 27 Juni 2026 di Pendopo DPRD Kabupaten Sleman. (atm)*

Dilarang

Baca Juga