.
Jika Semen Padang meraih kemenangan, PSS dipastikan terdegradasi ke Liga 2. (Foto:liputan6)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Harapan PSS Sleman untuk tetap berlaga di Liga 1 musim depan belum sepenuhnya padam. Bermain penuh semangat di hadapan pendukung sendiri di Stadion Maguwoharjo, Laskar Sembada sukses mengalahkan tamunya Persija Jakarta dengan skor tipis 2-1, Sabtu (18/5/2025) malam.
Kemenangan krusial ini membawa PSS mengoleksi 31 poin dan menempati posisi ke-16 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025. Namun nasib mereka belum aman. PSS harus menunggu hasil pertandingan Semen Padang FC melawan Persik Kediri yang akan digelar Minggu (19/5/2025). Jika Semen Padang meraih kemenangan, PSS dipastikan terdegradasi ke Liga 2.
Pertandingan berlangsung penuh tensi sejak menit awal. PSS membuka keunggulan lewat eksekusi penalti Gustavo Tocantins pada menit ke-22, setelah wasit menunjuk titik putih usai meninjau VAR yang menunjukkan pelanggaran terhadap Riki Simanjuntak di kotak terlarang.
Namun hanya tiga menit berselang, Persija menyamakan skor lewat gol Pablo Andrade memanfaatkan umpan manis dari Witan Sulaeman. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, atmosfer makin panas. Laga sempat terhenti akibat asap tebal dari flare yang dinyalakan penonton. Setelah pertandingan kembali dilanjutkan, PSS terus menggempur lini pertahanan Persija. Penjaga gawang Macan Kemayoran tampil gemilang dengan menggagalkan beberapa peluang emas dari Marcelo Cirino dan Hokky Caraka.
Drama berlanjut di masa injury time. Marcelo Cirino akhirnya menjadi pahlawan kemenangan setelah menyambut umpan silang dari sisi kiri dengan sontekan terarah yang menjebol gawang Persija. Gol itu langsung disambut gegap gempita suporter, meski flare kembali menyala sesaat sebelum laga ditutup.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Ia menyebut kemenangan ini menjadi bukti semangat pantang menyerah timnya.
“Anak-anak bermain luar biasa malam ini. Mental mereka teruji, dan mereka menunjukkan kalau masih pantas ada di Liga 1. Sekarang kita tinggal berdoa dan menunggu hasil pertandingan besok,” kata Pieter usai pertandingan.
Senada dengan sang pelatih, pencetak gol kemenangan Marcelo Cirino menyebut momen tersebut sebagai salah satu yang paling emosional dalam kariernya.
“Gol ini untuk suporter yang terus percaya pada kami. Kami tidak akan menyerah sampai akhir,” ucap Cirino dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu di laga lain, Madura United memastikan diri aman dari zona degradasi setelah menang 2-0 atas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Kemenangan ini membuat Madura United mengoleksi 36 poin dan tak mungkin dikejar tim-tim di zona merah.
Barito Putera, pesaing terdekat PSS, justru gagal memanfaatkan laga kandang dan kalah telak 1-4 dari PSM Makassar. Dengan kekalahan ini, Barito Putera tetap tertahan di posisi 17 dengan 31 poin, sama dengan PSS, namun kalah selisih gol.
Kini, mata para pendukung PSS tertuju ke laga Semen Padang kontra Persik Kediri. Asa bertahan masih menyala, tapi semuanya akan ditentukan besok.(atm)