.
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc. (tengah) usai audiensi jajaran Lestari Bumi Sembada. (PM-ist)
Patmamedia.com (YOGYAKARTA) – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc. menyatakan dukungannya terhadap uji coba teknologi pengolah sampah Pyronex II di lingkungan Makorem 072/Pamungkas.
Dukungan itu disampaikan saat menerima audiensi jajaran Lestari Bumi Sembada di ruang kerjanya, Selasa (21/7/2026).
Audiensi membahas pemanfaatan teknologi pirolisis ramah lingkungan yang mampu mengurangi volume sampah tanpa menghasilkan emisi asap.
Teknologi tersebut juga mengolah residu sampah organik menjadi biochar atau pembenah tanah yang dapat mendukung ketahanan pangan.
Danrem menilai inovasi tersebut layak mendapat perhatian karena dikembangkan oleh anak-anak muda dengan solusi nyata bagi persoalan lingkungan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada tim Lestari Bumi Sembada yang sudah berkenan hadir di Korem 072/Pamungkas. Ini adalah program yang sangat bagus. Anak-anak muda berinisiatif positif mengelola sampah agar bisa dimanfaatkan dan tidak menumpuk mengganggu lingkungan," ujar Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah.
Menurutnya, negara-negara maju telah memanfaatkan teknologi pengolahan sampah secara optimal sehingga persoalan limbah dapat ditekan.
Sebagai bentuk dukungan, Danrem mendorong agar mesin Pyronex II diuji coba langsung di Makorem 072/Pamungkas.
"Alatnya bisa dibawa ke kantor untuk dijadikan bahan testimoni. Jika hasilnya terbukti bagus, kita siap mempromosikan dan menyosialisasikannya kepada masyarakat di wilayah DIY dan Kedu," katanya.
Sementara itu, Co-Founder Lestari Bumi Sembada, Serda Fajar, menjelaskan Pyronex II dirancang untuk menjawab tiga persoalan sekaligus, yakni meningkatnya volume sampah, menurunnya kualitas tanah akibat penggunaan bahan kimia, serta kebutuhan pangan sehat guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, teknologi berbasis pirolisis dengan minim oksigen itu mampu mengolah sampah organik maupun campuran secara cepat, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus menghasilkan biochar yang bermanfaat bagi lahan pertanian.
Audiensi yang turut dihadiri Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, Kasi Ops Kolonel Inf Kresna Santy Dharma, Dandenmarem Mayor Inf Rizki S., Kapenrem Mayor Inf Suwito, serta pejabat Korem lainnya itu ditutup dengan diskusi teknis mengenai rencana pelaksanaan uji coba Pyronex II di Makorem 072/Pamungkas. (Penrem 072/Pamungkas)