.
Para juara lomba video konten P4GN menerima penghargaan. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 harus menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Sleman Bersih dari Narkoba (BERSINAR).
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Puncak Peringatan HANI 2026 yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman di Smart Room Bupati Sleman, Kamis (23/7). Kegiatan dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta berbagai pemangku kepentingan.
Harda mengapresiasi berbagai capaian BNNK Sleman dalam menjalankan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), termasuk implementasi Gerakan ANANDA BERSINAR yang melibatkan dunia pendidikan dan masyarakat.
Menurutnya, peringatan HANI tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial semata. Lebih dari itu, HANI harus menjadi pengingat pentingnya kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, keluarga, organisasi masyarakat, hingga sektor swasta dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
"Komitmen bersama ini menjadi fondasi untuk membangun generasi muda yang unggul, berkarakter, sehat secara fisik dan mental, serta memiliki ketahanan diri terhadap berbagai pengaruh negatif, khususnya bahaya penyalahgunaan narkoba," ujar Harda.
Kepala BNNK Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya mengatakan sinergi yang dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Sleman, Forkopimda, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, komunitas, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam memperluas manfaat program P4GN.
Hingga Juni 2026, penyebarluasan informasi bahaya narkoba melalui berbagai media telah menjangkau 3.038.721 viewer.
Selain itu, edukasi P4GN selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berhasil menyasar 108 sekolah dengan total 17.435 siswa.
BNNK Sleman juga mengembangkan berbagai inovasi, di antaranya Gerakan ANANDA BERSINAR melalui Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dengan SDN Godean 1 sebagai sekolah percontohan, pembentukan SAKA Anti Narkoba, serta inovasi MERAPAT (Melayani Masyarakat Setempat) yang menghadirkan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan edukasi langsung kepada masyarakat.
Selain itu, sebagai bentuk pelayanan yang berorientasi pada masyarakat, BNNK Sleman terus melaksanakan tes urine di instansi pemerintah maupun swasta, serta memperluas layanan rehabilitasi melalui Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di sejumlah kalurahan untuk mempercepat pemulihan penyalahguna narkoba berbasis keluarga dan masyarakat.
Rangkaian HANI 2026 di Kabupaten Sleman berlangsung meriah melalui berbagai kegiatan, mulai dari seminar, deklarasi anti narkoba, bakti sosial, workshop penggiat P4GN, olahraga bersama, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi di 108 sekolah selama MPLS, hingga lomba video konten P4GN yang digelar bekerja sama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba video konten P4GN.
Juara I diraih Fara Ananda Putri dari SMKN 1 Tempel, Juara II Rayhan Maliq dari SMAN 11 Semarang, dan Juara III Arwen Raihana dari SMAN 5 Semarang.
BNNK Sleman berharap karya para pemenang dapat menjadi media edukasi yang menginspirasi masyarakat untuk menjauhi narkoba.
Puncak acara kemudian dilanjutkan dengan mengikuti Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 tingkat nasional secara virtual melalui Zoom Meeting yang disiarkan langsung dari Balai Besar Rehabilitasi BNN RI, sebelum ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh pemangku kepentingan mewujudkan Kabupaten Sleman BERSINAR menuju Indonesia Emas 2045. (atm)*