.
Yogya (PM)-Peringatan Hadeging Praja Dalem Kadipaten Pakualaman ke- 216 tahun Jawa, dengan tema Gati Tata Wilasitaningrat (dengan sikap tata menjaga alam semesta), akan diadakan beberapa kegiatan, meliputi kegiatan internal di Puro Pakulaman dan serangkaian kegiatan sosial dan perlombaan.
BPH Kusumo Bimantoro, Ketua Umum, Peringatan Hadeging Kadipaten Pakualaman ke- 216 (Jawa), pada jumpa pers di Ruang Rapat Danawara Puro Pakualaman, Yogyakarta, Jumat (14/1/2022) mengatakan, peringatan hadeging Kadipaten Pakualaman didasarkan pada saat Pangeran Notokusomo diangkat menjadi Pangeran Merdiko, bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Paku Alam I, pada hari Senin Pon, 11 Jumadil akhir tahun Alip 1739 (Jawa) atau 22 Juni 1812 Masehi.
Kegiatan peringatan Hadeging Kadipaten Pakualaman ke-216 diformulasikan dalam upaya menjalankan amanat UU nomor 13/ 2012, tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai bentuk peran dan tanggung jawab Kasultanan dan Kadipaten dalam menjaga dan mengembangkan budaya Yogyakarta yang merupakan warisan budaya bangsa.
Menurut BPH Kusumo Bimantroto, kegiatan perlombaan yang akan dilaksanakan kental dengan nuansa tradisi khas Yogyakarta, khususnya Pakualaman. Hal ini merupakan wujud pelestarian dan terutama sebagai upaya untuk mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda yang sejalan dengan visi KGPAA Paku Alam X, untuk melanjutkan kewajiban leluhur Mataram sebagai pengemban kebudayaan.
Sementara itu Ketua Bidang Lomba, MW. Anom Baksono, menerangkan kegiatan lomba meliputi: penulisan artikel ilmiah tingkat nasional. sayembara macapat Paku Alam Cup X tingkat nasional. Ada juga lomba tari klasik gagrak Pakualaman, lomba mewarnai motif batik Pakualaman tingkat DIY. Lomba lukis grand prix PA Cup ke V tingkat nasional. Lomba literasi aksara Jawa tingkat nasional. Sayembara Jemparingan Mataram Paku Alam Cup V tingkat DIY. Lomba cipta lelagon bocah. Sedang pendaftaran lomba dibuka mulai tanggal 16 Januari 2022.
Kegiatan lomba akan diselenggarakan di kompleks Kadipaten Pakualaman. Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan kitanan masal, pemeriksaan kesehatan bagi warga Pasar Sentul, serta tasyakuran Pengetan Hadeging Kadipaten Pakualaman.
Sementara itu, KMT Sestrodiprojo, menambahkan karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19, maka seluruh rangkaian kegiatan perlombaan akan dilaksanakan dengan scara daring. Selain beberapa kegiatan sosial yang memang harus dilaksanakan dengan tatap muka, dengan menerapkan protokol covid-19.