.
Petugas dari Polres Bantul melakukan olah TKP. (PM-ist)
Patmamedia.com (BANTUL) – Peristiwa tragis terjadi di Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul. Seorang buruh harian lepas bernama Keryadi (50) ditemukan meninggal dunia sendirian di dalam rumahnya, Senin (30/3/2026) siang.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB di rumahnya di RT 05 Kalurahan Sabdodadi. Korban diketahui bernama Keryadi, warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh ayah korban, Ponijo (73). Sekitar pukul 13.00 WIB, ia merasa curiga karena lampu rumah korban masih menyala. Saat dicek ke dalam rumah, korban sudah ditemukan dalam posisi terlentang dan tidak bergerak.
“Saksi kemudian memeriksa korban dan diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Rita.
Sebelumnya, menurut keterangan saksi lain, Linda Utami, sekitar pukul 09.10 WIB korban masih terlihat beraktivitas seperti biasa saat ia mengembalikan lampu milik korban. Hal ini membuat peristiwa tersebut semakin menyisakan duka mendalam karena korban meninggal dalam waktu yang relatif singkat.
Setelah menerima laporan, Dukuh setempat Wawan Darmawan kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas dan Puskesmas Bantul II sekitar pukul 13.20 WIB. Petugas Polsek Bantul bersama tim identifikasi Polres Bantul kemudian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dokter Puskesmas Bantul II, dr. Ewika Fitri Perdanasari, yang melakukan pemeriksaan menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun ditemukan darah yang keluar dari hidung korban.
“Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar 2–3 jam sebelum ditemukan. Kemungkinan disebabkan riwayat tekanan darah tinggi yang mengakibatkan pecahnya pembuluh darah,” terang Rita.
Selain itu, petugas juga menemukan obat Intunal di lokasi. Diketahui korban memiliki riwayat kesehatan, namun belum pernah melakukan pemeriksaan medis secara rutin.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki proses lebih lanjut.
Seluruh rangkaian olah TKP berjalan aman dan lancar, serta berakhir sekitar pukul 15.36 WIB. (wag)
Editor: Wijatma TS