.
Penyerahan surat keputusan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Bimo Widyo Handoko dan diterima oleh BPH Universitas Muhammadiyah Klaten, Wisnu Untoro. (Foto: PM-Muhammad Arifin)
Klaten (PM) – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah VI Jawa Tengah, Senin (07/03/22) menyerahkan surat keputusan izin penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Klaten dan Akademi Akuntansi Muhammadiyah Klaten menjadi Universitas Muhammadiyah Klaten.
Surat keputusan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Bimo Widyo Handoko dan diterima oleh BPH Universitas Muhammadiyah Klaten, Wisnu Untoro, di aula Universitas Muhammadiyah Klaten,Jl.Jombor Indah no.01, Gemolong, Buntalan, Klaten Tengah. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Klaten, ketua program studi serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Bimo Widyo Handoko mengingatkan bahwa di balik berdirinya Universitas Muhammadiyah Klaten ini, ada tanggung jawab besar yang harus dilaksanakan oleh setiap stakeholder agar Universitas Muhammadiyah Klaten dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
“Saya selalu mengingatkan kepada pimpinan perguruan tinggi bahwa ini tantangan sekaligus juga tanggung jawab yang besar, karena setelah ini Bapak-Ibu harus berpikir dan bertindak untuk merawat, membesarkan dan mengembangkan satu perguruan tinggi yang baru saja lahir di Klaten ini. Di sisi lain, kami dari LLDIKTI wilayah VI kenapa segera menyerahkan Surat Keputusan ini? karena saya yakin Bapak-Ibu membutuhkan waktu dan persiapan untuk promosi dan mengenalkan lembaga ini kepada masyarakat,” kata Bimo.
Sementara itu, Wisnu Untoro yang merupakan Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Klaten mengatakan bahwa setelah diterimanya surat keputusan ini, langkah awal yang akan dilaksanakan adalah melakukan konsolidasi untuk menentukan pimpinan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Setelah ini kita akan segera menentukan pimpinan yang baru, rektorat yang baru, serta perangkat-perangkat lain yang dibutuhkan. Jadi untuk langkah awal, kita akan cenderung melakukan konsolidasi dan perbaikan sumber daya manusia yang ada,” jelas Wisnu.
Di tempat yang sama, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten, Iskak Sulistiya mengaku bersyukur atas penyerahan surat keputusan ini, setelah hampir selama 15 tahun menunggu, akhirnya universitas yang menjadi harapan warga muhammadiyah Klaten ini akhirnya terwujud.
“Bersyukur kepada Allah, hari ini surat keputusan penggabungan STIKes Muhammadiyah Klaten dan Akademi Akuntansi Muhammadiyah Klaten telah kami terima dalam wujud Universitas Muhammadiyah Klaten. Universitas Muhammadiyah Klaten ini sebuah cita-cita yang penuh perjuangan, dimulai sejak musyawarah daerah Muhammadiyah kabupaten Klaten yang bertempat di pimpinan cabang Muhammadiyah Delanggu sekitar 15 tahun yang lalu dan baru hari ini penantian itu bisa kita dapatkan dengan usaha dan doa kita bersama. Ke depan Insya Allah ini akan menjadi institusi amal usaha dakwah Muhammadiyah Klaten dalam wujud pendidikan tinggi,” ungkapnya.***k