Pra HANI 2026, BNNK Sleman Perkuat Perang Melawan Narkoba Lewat Tiga Aksi Nyata
Wijatma T S
26 June 2026
.
BNNK Sleman menggelar Malam Renungan HANI 2026, Kamis (25/6), di Kantor BNNK Sleman. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – BNN Kabupaten Sleman menggelar tiga kegiatan dalam rangkaian Pra Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 pada Kamis (25/6), mulai dari bakti sosial, razia lapas, hingga malam renungan.
Ketiga kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen BNNK Sleman dalam memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pendekatan kemanusiaan, penegakan hukum, dan penguatan moral.
Seluruh rangkaian mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat melalui Gerakan ANANDA BERSINAR menuju Indonesia Emas 2045."
Kegiatan diawali pada pagi hari dengan bakti sosial di Panti Asuhan Daarul Ilmi Sleman.
Kepala BNNK Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya bersama personel BNNK Sleman menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan uang tunai kepada anak-anak panti.
Selain menyerahkan bantuan, BNNK Sleman juga memberikan penguatan mental dan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Teguh mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membangun karakter generasi muda agar tumbuh sehat, cerdas, kuat, dan bebas dari narkoba.
Ia berharap sinergi antara BNNK Sleman dan Panti Asuhan Daarul Ilmi semakin kuat dalam mendukung program P4GN serta mewujudkan Sleman Bersinar.
Ketua Panti Asuhan Daarul Ilmi Sleman, Dewi Fitriani Ma'ruf, menyambut baik kunjungan BNNK Sleman dan berharap kebaikan tersebut menjadi ladang pahala serta membawa kemudahan dalam menjalankan tugas P4GN dan Gerakan ANANDA BERSINAR.
Memasuki siang hari, BNNK Sleman bersama Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menggelar razia gabungan di kamar hunian warga binaan.
Razia dipimpin Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta, Abdul Hamid Heriyadi, yang mewakili Kalapas.
Kegiatan tersebut turut diikuti personel BNNK Sleman dan mahasiswa magang Fakultas Hukum UGM.
Abdul Hamid Heriyadi mengapresiasi sinergi yang terus dibangun bersama BNNK Sleman dalam mendukung program P4GN dan mewujudkan Lapas Bersinar.
Menurutnya, upaya memberantas narkoba di lingkungan pemasyarakatan membutuhkan kolaborasi, komunikasi, dan aksi nyata dari seluruh pihak.
Petugas kemudian memeriksa dua kamar hunian di Blok Mapenaling yang dihuni 37 warga binaan.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar, seperti botol plastik, potongan selang, garpu yang dimodifikasi menjadi sisir rambut, kotak kemasan rokok berbahan besi, dan potongan tali.
Petugas tidak menemukan narkotika maupun telepon seluler ilegal dalam razia tersebut.
Pada malam harinya, BNNK Sleman menggelar Malam Renungan HANI 2026 di Kantor BNNK Sleman.
Kegiatan diikuti seluruh pegawai BNNK Sleman serta mahasiswa magang dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Indonesia.
Acara diawali dengan sambutan Kepala BNNK Sleman, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Anti Narkotika.
Mahasiswa magang kemudian menampilkan drama teatrikal Biang Lara Narkotika yang menggambarkan dampak buruk penyalahgunaan narkoba.
Suasana menjadi khidmat ketika seluruh peserta menyalakan lilin sebagai simbol harapan bagi masa depan generasi yang bebas dari narkoba.
Peserta juga mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban penyalahgunaan narkotika sebelum menutup kegiatan dengan doa bersama.
Dalam sambutannya, Teguh menjelaskan bahwa HANI berawal dari peristiwa pemusnahan opium dan morfin di Tiongkok sebagai simbol perlawanan terhadap bahaya narkotika.
Ia menegaskan Malam Renungan HANI bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
"Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan cita-cita, memutus ikatan keluarga, dan mengancam masa depan bangsa," tegasnya.
Teguh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba.
Melalui rangkaian bakti sosial, razia lapas, dan malam renungan tersebut, BNNK Sleman menegaskan perang melawan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh melalui penindakan, edukasi, pembinaan, dan kepedulian sosial demi mewujudkan Sleman Bersinar sebagai bagian dari Indonesia Emas 2045. (atm)