.
Bupati Harda Kiswaya menerima audiensi BKR Sedap Malam dari Condongcatur di ruang kerjanya. (PM-ist.)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Bupati Sleman Harda Kiswaya memberikan dukungan penuh kepada Bina Keluarga Remaja (BKR) Sedap Malam Padukuhan Gandok, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, yang akan membawa nama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam Genre Award 2026 tingkat nasional.
Dukungan tersebut disampaikan Harda saat menerima audiensi BKR Sedap Malam bersama unsur Padukuhan Gandok, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Depok, serta jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sleman di ruang kerjanya, Jumat (7/8/2026).
BKR Sedap Malam berhasil masuk lima nominasi terbaik kategori BKR Genre Award 2026. Capaian itu mengantarkan BKR asal Padukuhan Gandok menjadi wakil DIY untuk mengikuti penilaian tingkat nasional secara daring pada Rabu (12/8/2026).
Dalam audiensi tersebut, Dukuh Gandok Supriyono Atmojo menyampaikan maksud kedatangan rombongan sekaligus meminta dukungan Bupati Sleman.
Ia berharap dukungan tersebut dapat menambah semangat pengurus, kader, dan tim dalam menghadapi penilaian nasional.
“Kami mohon doa dan dukungan Bapak Bupati agar seluruh tahapan penilaian dapat berjalan lancar,” ujar Supriyono.
Supriyono juga meminta kesediaan Harda memberikan testimoni video sebagai bentuk dukungan langsung. Permintaan itu disambut positif.
Bupati Sleman kemudian memberikan sekaligus merekam video testimoni untuk BKR Sedap Malam.
Dalam testimoni tersebut, Harda menyatakan dukungan penuh dan meminta tim tampil percaya diri serta memberikan kemampuan terbaik.
“Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, harumkan nama Kabupaten Sleman dan DIY,” kata Harda.
Ia juga mendorong BKR Sedap Malam meraih prestasi pada tingkat nasional.
“Raih prestasi di tingkat nasional. Semangat berjuang,” ujarnya.
BKR Sedap Malam nantinya akan berkompetisi bersama empat nominator lainnya dari Jawa Tengah, Jambi, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.
Ketua BKR Sedap Malam Lintang Kusuma Dewi mengatakan capaian hingga tingkat nasional membawa tanggung jawab besar. Sebab, BKR Sedap Malam tidak lagi hanya membawa nama Padukuhan Gandok dan Kalurahan Condongcatur, tetapi juga Kabupaten Sleman dan DIY.
Karena itu, Lintang berharap dukungan Bupati Sleman dapat mendorong semakin banyak pihak ikut memberikan dukungan kepada tim.
“Dukungan tersebut semakin menambah semangat kami untuk memberikan yang terbaik,” kata Lintang.
Persiapan juga diperkuat Pemerintah Kalurahan Condongcatur melalui Pembinaan dan Pendampingan BKR pada Senin (10/8/2026), mulai pukul 15.00 WIB di Sasana Wicara Kalurahan Condongcatur.
Kegiatan tersebut akan menghadirkan narasumber dari BKKBN DIY untuk memberikan pembinaan, pendampingan, serta penguatan kepada pengurus dan tim BKR Sedap Malam.
Pembinaan ini menjadi momentum penting karena digelar hanya dua hari sebelum penilaian nasional.
Berbagai aspek yang masih perlu diperkuat akan dievaluasi dan dimatangkan.
Agenda tersebut tercantum dalam surat Pemerintah Kalurahan Condongcatur Nomor 400.13.28.2/158 tertanggal 7 Agustus 2026 tentang Pembinaan dan Pendampingan BKR.
Plt. Lurah Condongcatur Budi Arto turut memberikan apresiasi kepada pengurus, kader, pembina, dan masyarakat yang telah mendukung perjalanan BKR Sedap Malam hingga tingkat nasional.
Menurut Budi, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kalurahan Condongcatur, Kabupaten Sleman, dan DIY.
Keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras, kekompakan, serta semangat gotong royong berbagai elemen masyarakat.
“Semoga BKR Sedap Malam mampu memberikan hasil terbaik di tingkat nasional,” kata Budi.
Penilaian nasional Genre Award 2026 dijadwalkan berlangsung secara daring melalui Zoom pada Rabu (12/8/2026).
BKR Sedap Malam telah menyiapkan sejumlah komponen penilaian, mulai dari wawancara, kemitraan, hingga role play atau simulasi penyampaian materi BKR.
Dalam aspek kemitraan, Puskesmas Depok II menjadi salah satu mitra BKR Sedap Malam.
Kolaborasi tersebut menunjukkan keterlibatan lintas sektor dalam mendukung pembinaan keluarga dan remaja.
Untuk role play, tim menyiapkan dua materi, yakni “1001 Cara Bicara Orang Tua dengan Remaja” dan “1001 Cinta & Drama: Dinamika Relasi Orang Tua dan Remaja”.
Melalui simulasi tersebut, tim akan menunjukkan penerapan materi BKR dalam membantu keluarga membangun komunikasi efektif serta relasi yang sehat antara orang tua dan remaja.
Perjalanan BKR Sedap Malam hingga menembus tingkat nasional merupakan hasil pembinaan berkelanjutan yang melibatkan kader, keluarga, remaja, pemerintah, penyuluh KB, tenaga kesehatan, dan berbagai unsur masyarakat.
Dukungan pun bergerak berjenjang, mulai dari Padukuhan Gandok, Pemerintah Kalurahan Condongcatur, PLKB Kapanewon Depok, DP3AP2KB Kabupaten Sleman, BKKBN DIY, hingga Pemerintah Kabupaten Sleman.
Bagi BKR Sedap Malam, Genre Award 2026 bukan sekadar mengejar gelar juara. Ajang tersebut menjadi kesempatan menunjukkan praktik baik pembinaan keluarga yang tumbuh dari masyarakat sekaligus memperluas edukasi mengenai pentingnya peran orang tua dalam mendampingi remaja.
Dari Padukuhan Gandok, BKR Sedap Malam kini membawa nama Kabupaten Sleman dan DIY dengan tekad memberikan penampilan terbaik serta meraih prestasi di tingkat nasional. (atm)