HUT Sleman

Perkuat Keamanan Wilayah, Jaga Warga Tiyasan Gandeng Pemuda dalam Seminar Kolaborasi Ketertiban

Wijatma T S
22 November 2025
.
Perkuat Keamanan Wilayah, Jaga Warga Tiyasan Gandeng Pemuda dalam Seminar Kolaborasi Ketertiban

Lurah Reno Candra Sangaji didampingi Kepala Satpol PP, Indra Darmawan, menyerahkan cinderamata kepada tokoh masyarakat, Prof. Ir., Sang Kompiang. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Jaga Warga Padukuhan Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, menggelar seminar bertajuk “Peran Pemuda dan Jaga Warga untuk Masyarakat” di Balai Dusun Tiyasan, Sabtu (22/11), sebagai upaya memperkuat kolaborasi pemuda dan kelompok Jaga Warga dalam menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman, Indra Darmawan, membuka sesi inti dengan menekankan perlunya sinergi antara aparat penegak hukum daerah, pemuda, dan kelompok Jaga Warga. Ia menyebut tantangan keamanan di tingkat lokal menuntut keterlibatan aktif masyarakat. 

“Partisipasi pemuda menjadi kunci dalam menjaga ketertiban umum di tengah dinamika sosial yang terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Satlinmas Satpol PP DIY, Anastasia Indah Dwi Wijayanti, S.STP., MM, menjelaskan tugas dan fungsi Jaga Warga, dasar hukum pembentukannya, serta strategi pemberdayaan pemuda sebagai mitra strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Lurah Condongcatur, Dr. H. Reno Candra Sangaji, S.IP., M.IP, turut memaparkan kebijakan Kalurahan dalam memperkuat kelompok Jaga Warga di 18 padukuhan, termasuk penguatan kapasitas, pemetaan potensi kerawanan, hingga dinamika sosial yang berkembang di Tiyasan. 

Ia menegaskan, Jaga Warga merupakan bagian penting dalam pembangunan sosial berbasis komunitas.

Seminar dipandu Ketua Jaga Warga Tiyasan, Drs. Joko Indro Cahyono, yang memastikan diskusi berjalan terarah. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, termasuk pandangan tokoh masyarakat Prof. Ir. Sang Kompiang Wirawan yang menyoroti perlunya inovasi sosial dalam menjaga keharmonisan warga. Koordinator acara, Yudhistira Budi Prabowo, ST, memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan, penyerahan kenang-kenangan, sesi foto bersama, dan doa penutup. 

Melalui seminar ini, Padukuhan Tiyasan berharap sinergi pemuda dan Jaga Warga semakin kuat sebagai benteng keamanan wilayah sekaligus menjadi contoh kolaborasi bagi padukuhan lain di Condongcatur maupun Sleman. 

Dilarang

Baca Juga