.
Bupati Harda Kiswaya melihat' langsung akai sosial potong rambut gratis. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Sleman berlangsung meriah dan penuh semangat kolaborasi.
Meski sempat diguyur hujan, sebanyak 3.500 peserta tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar di Lapangan Denggung, Jumat (1/5).
Acara yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Sleman ini dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, kepala OPD, perwakilan serikat pekerja, hingga pimpinan perusahaan di wilayah Sleman.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan, peringatan May Day tidak sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.
“Momentum ini diharapkan menjadi penguat komitmen semua pihak dalam mewujudkan hak-hak buruh dan meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Menurutnya, hubungan industrial yang harmonis akan mendorong kepercayaan investor serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut sejalan dengan tema May Day 2026 di Sleman, yakni “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”.
Ketua Panitia May Day Sleman, Hendrik Hellis Wuryatno, melaporkan kegiatan diikuti 3.500 peserta dengan beragam agenda yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pekerja.
Kegiatan diawali dengan senam bersama dan jalan santai, kemudian dilanjutkan dengan layanan sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pelayanan administrasi kependudukan online, hingga cukur gratis.
Selain itu, panitia juga menggelar doa bersama yang dipimpin Ustad Dr. Deni serta pembagian doorprize untuk peserta.
Tak hanya itu, aksi sosial juga menjadi bagian penting dalam peringatan ini. Panitia menyalurkan 100 paket sembako bagi keluarga pekerja kurang mampu, memberikan 30 beasiswa untuk siswa SD dan 20 beasiswa untuk siswa SMP berprestasi dari keluarga pekerja.
Sebagai bentuk perlindungan sosial, dilakukan pula penyerahan simbolis klaim BPJS Ketenagakerjaan kepada delapan penerima, yang terdiri dari korban Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan ahli waris Jaminan Kematian (JKM).
Peringatan May Day Sleman 2026 pun menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga berdampak nyata bagi kesejahteraan pekerja. (atm)*