Platinum

Keluarga Besar Perisai Diri DIY-Jateng Gelar Silaturahmi dan Halal Bi Halal

Wijatma T S
12 April 2025
.
Keluarga Besar Perisai Diri DIY-Jateng Gelar Silaturahmi dan Halal Bi Halal

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X memberikan sambutan. (PM-ist)

Patmamedia.com (YOGYAKARTA) – Ratusan anggota lintas generasi Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah berkumpul dalam acara Silaturahmi dan Halal Bi Halal di Gedung Serbaguna Condongcatur, Depok, Sleman, Sabtu (12/4/2025). Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga wadah memperkuat persaudaraan serta komitmen menjaga nilai-nilai luhur bela diri warisan bangsa.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh para sesepuh, pelatih, dan anggota Perisai Diri dari berbagai daerah. Hadir pula Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, yang dalam sambutannya mengapresiasi peran aktif Perisai Diri dalam merawat budaya sekaligus memperkuat karakter kebangsaan melalui seni bela diri.

"Saya mengapresiasi acara silaturahmi dan halal bi halal ini karena mampu mempererat tali persaudaraan. Saya juga berpesan agar ada pembinaan dan regenerasi atlet yang lebih baik ke depannya," ungkapnya.

Selain silaturahmi, acara ini juga diisi dengan siraman rohani oleh Ustadz Nanung Danar Dono, yang mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat ukhuwah, menjaga keikhlasan, dan meneguhkan semangat organisasi dalam bingkai nilai-nilai spiritual.

Momen khusyuk terjadi saat Ikrar Syawalan dibacakan oleh Ketua Panitia, Bapak Sudarno, yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh peserta. Ikrar ini menjadi simbol permohonan maaf dan saling memaafkan, memperkuat komitmen moral di bulan Syawal yang penuh berkah.

"Dengan semangat kebersamaan, acara ini menjadi ajang konsolidasi moral dan spiritual bagi keluarga besar Perisai Diri untuk terus menjaga dan mengembangkan seni bela diri warisan bangsa," harap Sudarno.

Dengan suasana kekeluargaan yang kental, kegiatan ini menegaskan bahwa Perisai Diri bukan sekadar perguruan silat, tetapi juga rumah besar bagi pelestarian budaya, pembentukan karakter, dan pewarisan nilai-nilai luhur antar generasi.

Griting

Baca Juga