.
Polisi langsung melakukan olah TKP. (PM-ist)
Patmamedia.com (BANTUL) – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sebuah Mitsubishi Pajero, sepeda motor Honda Beat, dan mikrobus Mitsubishi terjadi di Jalan Jogja–Wates, sebelah timur Jembatan Bantar, Dusun Klangon, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIB.
Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui berinisial AN (23), seorang perempuan warga Kabupaten Kulon Progo. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala setelah terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi sebelum dievakuasi ke RSUD Panembahan Senopati Bantul.
"Korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan para saksi, kecelakaan bermula saat Honda Beat yang dikendarai AN melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Jogja–Wates.
Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor diduga tersenggol Mitsubishi Pajero yang dikemudikan PJW (56).
Akibatnya, sepeda motor kehilangan keseimbangan dan oleng ke sisi kiri jalan.
"Pengendaranya terjatuh ke sisi kanan badan jalan, sedangkan pembonceng berinisial W (49) terpental ke sisi utara jalan," kata Hidayanto.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah mikrobus Mitsubishi yang dikemudikan S (34).
Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi mikrobus tidak sempat menghindar sehingga kendaraan tersebut menabrak tubuh pengendara sepeda motor yang terjatuh di badan jalan.
Sementara itu, pembonceng sepeda motor selamat meski mengalami luka lecet pada kedua tangan, siku kiri, serta kedua lutut. Korban saat ini menjalani perawatan di Sedayu General Hospital.
"Untuk pembonceng mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan medis. Sementara kedua pengemudi kendaraan lain tidak mengalami luka," jelas Hidayanto.
Akibat kecelakaan tersebut, Mitsubishi Pajero mengalami lecet pada pintu belakang sebelah kiri. Honda Beat mengalami kerusakan pada spion kanan yang pecah serta setang berubah posisi, sedangkan mikrobus Mitsubishi tidak mengalami kerusakan.
Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polres Bantul masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan mengumpulkan alat bukti serta memeriksa para saksi dan pihak yang terlibat.
"Kami masih melakukan proses penyelidikan dengan mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi. Seluruh rangkaian kejadian masih didalami agar penyebab kecelakaan dapat dipastikan secara utuh," ujar Hidayanto.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar selalu berkendara dengan penuh konsentrasi, menjaga jarak aman, serta mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah kecelakaan fatal.
"Sedikit kelalaian dapat berakibat fatal. Patuhi aturan lalu lintas dan tetap waspada terhadap kondisi kendaraan maupun situasi di sekitar," pungkasnya. (wag)