Platinum

Gotong Royong Bedah Rumah, Kepedulian Andi W Laurent Disambut Doa Wali Kota

Muh Sugiono
14 September 2025
.
Gotong Royong Bedah Rumah, Kepedulian Andi W Laurent Disambut Doa Wali Kota

Walikota Hasto Wardoyo: Program bedah rumah di Kota Yogyakarta menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan. (PM-dok redaksi)

Patmamedia.com (YOGYAKARTA)– Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggelar program bedah rumah pada Minggu (14/9), menyasar dua lokasi sekaligus. Kegiatan yang rutin dilakukan setiap akhir pekan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengusaha lokal Andi W Laurent.

Di Kampung Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan, rumah milik Anastasya Puji Astuti, warga RT 52 RW 16, menjadi sasaran perbaikan. Sejumlah warga dan relawan bergotong royong membantu proses pembersihan dan renovasi, dengan dukungan CSR dari BPD DIY.

Kegiatan serupa juga berlangsung di Balai RK Ngupasan, di kediaman keluarga Bambang Setiyono. Bedah rumah ini turut mendapat dukungan CSR dari BAZNAS, sehingga proses perbaikan berjalan lebih cepat.

Pengusaha Andi W Laurent, pemilik PT Anisku Grup , hadir seperti biasanya membawa bantuan semen. Kehadiran Andi hampir selalu mewarnai setiap kegiatan bedah rumah setiap Minggu.

Wali Kota Yogyakarta  Hasto Wardoyo yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasinya. Ia menyebut bantuan yang diberikan Andi adalah tulus dan tanpa pamrih.

“Beliau membantu benar-benar tanpa pamrih. Bisnisnya saja cuma warung sate klatak dan jualan makam. Kecuali kalau beliau pemborong mungkin ada pamrih tertentu, tapi ini murni karena kepedulian,” ujarnya sambil berkelakar, disambut tawa warga.

Hasto juga mengajak masyarakat yang hadir untuk mendoakan kesuksesan usaha Andi. “Saya tidak sedang pidato, tapi ini doa sungguhan. Semoga Pak Andi selalu sehat, usahanya lancar, dan semakin berhasil,” ucapnya.

Andi W Laurent hanya menanggapinya dengan senyum. Kepada Patmamedia.com, ia mengaku tujuannya sederhana, ingin melihat warga Yogyakarta bahagia dapat menempati rumah yang sehat dan nyaman.

Program bedah rumah di Kota Yogyakarta menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan. Sepanjang 2025, Pemkot menargetkan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di berbagai lokasi, mulai dari Kampung Klitren Lor dan Pajeksan pada Juni, Kelurahan Pakuncen dan Umbulharjo pada Agustus, hingga Pandeyan dan Warungboto pada September.

Secara keseluruhan, pemerintah daerah DIY menargetkan perbaikan 1.460 unit RTLH pada 2025 dengan sumber dana dari APBD dan Dana Keistimewaan (Danais). Program ini juga menjadi dukungan pemerintah daerah terhadap Program Nasional Tiga Juta Rumah dari pemerintah pusat.***

Dilarang

Baca Juga