Platinum

Festival 'Memedi Sawah' 2025, Cara Unik Kalimasada Rayakan Hari Lingkungan Hidup Dunia

Wijatma T S
14 June 2025
.
Festival 'Memedi Sawah' 2025, Cara Unik Kalimasada Rayakan Hari Lingkungan Hidup Dunia

Ilustrasi "Memedi Sawah" di area persawahan. (PM-kus)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Dunia 2025, Yayasan Kalimasada menginisiasi gelaran Festival Memedi Sawah (FMS) yang akan digelar pada Minggu, 29 Juni 2025, di Padukuhan Pakem Gede, Kalurahan Pakem Binangun, Kapanewon Pakem, Sleman.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi bagian dari kampanye lingkungan hidup melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

“Festival ini adalah upaya nguri-uri budaya sekaligus edukasi ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan,” jelas Ketua Panitia FMS, Y. Junaedi, saat ditemui di Yayasan Kalimasada, Kamis (12/6/2025).

Ide festival ini muncul dari diskusi santai para anggota Yayasan Kalimasada yang berasal dari beragam latar belakang: penulis, wartawan, petani, pengrajin, dan lainnya. Tokoh seperti Junaedi Budi Sarjono dan Rita turut menggagas lahirnya Festival Memedi Sawah ini.

“Kami prihatin karena banyak dari generasi Z bahkan tidak tahu apa itu memedi sawah. Padahal dulu memedi sawah jadi tontonan yang ditunggu saat musim panen, sebelum era media sosial ramai,” tutur Junaedi.

Tradisi memasang memedi sawah biasa dilakukan saat padi mulai berbulir dan diserbu burung pipit.

Sosok memedi ini digunakan petani untuk menakut-nakuti burung agar tidak merusak tanaman padi, upaya sederhana namun vital dalam menjaga ketahanan pangan

Festival ini juga dimeriahkan dengan lomba membuat memedi sawah, yang terbuka untuk umum dari seluruh Indonesia.

Setiap kelompok terdiri dari tiga orang dan diwajibkan menggunakan bahan bekas sebagai material utama pembuatan memedi.

“Bahan bekas menjadi indikator penting dalam penilaian, selain kreativitas dan kerapian karya,” jelas Junaedi.

Ketentuan lomba:

- Peserta: Umum, warga Indonesia (kelompok 3 orang)

- Material: Wajib menggunakan sampah/barang bekas

- Lokasi pemasangan: Area Kalimasada yang sudah ditentukan

- Pemasangan memedi: 23–27 Juni 2025

- Penjurian: 28 Juni 2025

-Pengumuman & penghargaan: 29 Juni 2025

- Pendaftaran: Hingga 20 Juni 2025 via WhatsApp panitia

Seluruh peserta akan mendapat sertifikat, sementara juara 1, 2, dan 3 akan membawa pulang trofi Bupati Sleman dan uang pembinaan.

Sebagai puncak acara pada 29 Juni 2025, panitia akan menghadirkan pertunjukan kesenian tradisional Gejog Lesung Kidung Giru Budaya, serta penampilan dari Sanggar Pasinaon Kalimasada dan komunitas Anak Kreatif Pakem Gede.

Festival Memedi Sawah 2025 tak sekadar nostalgia. Ia menjadi panggung edukasi intergenerasi, ajang kreativitas berbasis daur ulang, serta bentuk nyata partisipasi warga menjaga budaya dan lingkungan hidup.

Dilarang

Baca Juga