.
Petugas kepolisian mengecek kerusakan rumah korban kebakaran. (PM-ist)
Patmamedia.com (BANTUL) – Sebuah dapur milik Mbah Harto (90), warga Padukuhan Sumuran RT 04, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul, ludes terbakar pada Senin (8/6/2026) sore.
Kebakaran diduga dipicu api dari pembakaran sampah kayu yang kemudian merembet ke tumpukan kayu dan bangunan dapur.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 17.10 WIB. Saat itu korban sedang membersihkan sampah kayu dan membakarnya di area dapur.
"Setelah membakar kayu, korban keluar dari dapur ke sebelah barat rumah. Tak lama kemudian korban melihat api membesar dan menyambar tumpukan kayu yang berada di dalam dapur," ujar Rita.
Api dengan cepat menjalar ke atap dapur yang terbuat dari bambu sebelum akhirnya menghanguskan seluruh bagian dapur.
Melihat kobaran api semakin besar, cucu korban segera mengajak Mbah Harto keluar rumah dan meminta bantuan warga sekitar.
Seorang saksi yang melintas di depan rumah korban melihat kepulan asap dari belakang rumah. Setelah mendengar teriakan minta tolong dari cucu korban, saksi kemudian menghubungi warga lain, petugas BPBD, Bhabinkamtibmas Palbapang, dan anggota Polsek Bantul.
Sekitar pukul 17.50 WIB, petugas BPBD Kabupaten Bantul tiba di lokasi dengan dua armada pemadam. Empat menit kemudian, petugas pengawas dan anggota Polsek Bantul menyusul ke lokasi kejadian.
Upaya pemadaman berlangsung sekitar 20 menit hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 18.10 WIB.
Selanjutnya, sekitar pukul 18.20 WIB, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Bantul melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), disusul petugas PLN yang melakukan pengecekan jaringan listrik di sekitar lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kebakaran mengakibatkan dapur milik Mbah Harto mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp7 juta.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di dekat bahan-bahan yang mudah terbakar. (wag)
Editor: Wijatma TS