Platinum

Condongcatur Siapkan 23 Personel Ikuti Pawai Mangayubagya Yuswa Dalem DIY 2026

Wijatma T S
01 April 2026
.
Condongcatur Siapkan 23 Personel Ikuti Pawai Mangayubagya Yuswa Dalem DIY 2026

Ilustrasi rencana penataan barisan kirab dari Kabupaten Sleman. (PM-Open AI)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Kalurahan Condongcatur menyiapkan 23 personel untuk mengikuti Pawai Mangayubagya Yuswa Dalem dalam rangkaian Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2026. 

Jumlah tersebut berdasarkan Surat Tugas Lurah Condongcatur Nomor 400.6/080 tertanggal 25 Maret 2026.

Hal tersebut disampaikan Humas Kalurahan Condongcatur, Wasana, SH, Rabu (1/4). Ia menjelaskan, personel yang disiapkan terdiri dari unsur pamong kalurahan dan masyarakat yang akan mengikuti kirab budaya tersebut.

“Condongcatur menyiapkan 23 personel sesuai surat tugas Lurah Condongcatur Nomor 400.6/080 tertanggal 25 Maret 2026,” ujar Wasana.

Ia menambahkan, kalurahan lain di wilayah Kapanewon Depok juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kalurahan Maguwoharjo dan Caturtunggal diperkirakan masing-masing melibatkan sekitar 20 hingga 25 personel.

Menurut Wasana, pihaknya juga telah menerima ketentuan busana yang wajib dikenakan peserta kirab. 

Untuk peserta pria, diwajibkan menggunakan busana pranakan jangkep dengan blangkon berlatar hitam atau biru tua, baju pranakan teluput warna biru, serta jarik dengan wiron engkol. 

Peserta tidak diperkenankan menggunakan keris atau dhuwung. Khusus peserta kirab di area Pagelaran diperbolehkan menggunakan cenela atau selop. 

Selain itu, peserta juga dilarang menggunakan kain batik atau jarik motif awisan dalem seperti parang dan kawung.

Sementara untuk peserta wanita, diwajibkan mengenakan kebaya tangkeban atau Kartini berwarna hitam polos, dengan sanggul atau gelung tekuk (bukan konde). 

Peserta wanita juga wajib menggunakan subang bagi yang tidak sedang hamil atau dalam masa berkabung.

Peserta wanita tidak diperkenankan menggunakan kalung, gelang, gelang kaki, maupun hiasan kepala seperti cunduk mentul. 

Perhiasan yang diperbolehkan hanya cincin dan jam tangan. Sama seperti peserta pria, peserta wanita juga diperbolehkan menggunakan cenela atau selop saat berada di area Pagelaran serta dilarang menggunakan motif batik awisan dalem seperti parang dan kawung.

Wasana mengatakan, ketentuan tersebut akan menjadi acuan bagi seluruh peserta dari Condongcatur agar tampil seragam dan sesuai dengan aturan dari panitia.

“Kami terus melakukan koordinasi internal agar seluruh personel memahami ketentuan, baik jumlah peserta maupun aturan busana, sehingga pelaksanaan kirab dapat berjalan tertib dan lancar,” jelasnya.

Pawai Mangayubagya Yuswa Dalem dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian Hari Jadi DIY tahun 2026 dengan melibatkan ratusan kalurahan dan kelurahan se-DIY. 

Setiap peserta juga akan membawa hasil bumi sebagai simbol rasa syukur masyarakat kepada Ngarsa Dalem dalam tradisi budaya tersebut. (atm)

Dilarang

Baca Juga