Platinum

Bulan Dana PMI Sleman 2025 Tembus Rp1,16 Miliar, Naik 15 Persen

Wijatma T S
31 December 2025
.
Bulan Dana PMI Sleman 2025 Tembus Rp1,16 Miliar, Naik 15 Persen

Bupati Harda Kiswaya menutup bulan dana PMI 2025 sekaligus mencanangkan dimulainya bulan dana PMI 2026. (PM-Jatmo)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman resmi menutup pelaksanaan Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman tahun 2025 dalam sebuah acara yang digelar di Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman, Rabu (31/12) siang.

Capaian Bulan Dana tahun ini mencatatkan hasil menggembirakan dengan total dana terhimpun sebesar Rp1.163.716.680 atau meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Acara penutupan tersebut dihadiri Bupati Sleman, perwakilan PMI DIY, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah stakeholder terkait.

Pada kesempatan itu Bupati Sleman, Harda Kiswaya sekaligus mencanangkan dimulainya Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman tahun 2026.

Ketua PMI Kabupaten Sleman, Mafilindati Nuraini menjelaskan, kegiatan Bulan Dana PMI 2025 dilaksanakan selama enam bulan, terhitung mulai 1 Juni hingga 31 Desember 2025.

Dana yang terkumpul berasal dari berbagai sektor pendukung yang selama ini konsisten berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan PMI.

“Terbesar adalah dari Samsat, kemudian disusul dinas dan kantor, disusul Rumah Sakit dan klinik, kemudian kapanewon dan perbankan, ini lima besar,” ungkap Mafilindati.

Bupati Harda Kiswaya dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Sleman atas kerja keras dan komitmennya dalam menghimpun dana kemanusiaan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Menurut Harda, peran PMI sangat strategis dalam membantu pemerintah menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.

“Saya apresiasi kegiatan PMI ini. Ini membantu pemerintah, membantu tugas negara dalam rangka menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.

Ia juga menegaskan, dana Bulan Dana PMI merupakan amanah kemanusiaan yang harus dikelola secara bertanggung jawab. Setiap rupiah yang terkumpul memiliki makna besar bagi masyarakat yang tertimpa musibah dan membutuhkan layanan PMI.

“Saya percaya PMI Kabupaten Sleman akan mengelola amanah ini secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan PMI DIY, Suhartono, turut mengapresiasi capaian Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman tahun 2025. Ia berharap capaian tersebut dapat diiringi dengan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Hasil bulan dana ini harus dipertanggungjawabkan melalui peningkatan pelayanan PMI yang profesional, tanggap, responsif, akuntabel, dan bertanggung jawab untuk masyarakat. Saya juga berharap masyarakat bisa berperan ikut mengawasi kinerja PMI Sleman,” katanya.

Dengan capaian tersebut, PMI Kabupaten Sleman diharapkan semakin mampu menjawab tantangan pelayanan kemanusiaan yang terus berkembang seiring dinamika kebutuhan masyarakat. (atm)

Dilarang

Baca Juga