Bedah Rumah Pemkot Yogyakarta dan Kepedulian PT Anisku
Muh Sugiono
15 September 2025
.
Suasana gotong royong warga menyukseskan program Bedah Rumah, Minggu 14 September 2025 (PM-istimewa)
SUASANA Balai RK Ngupasan, Gondokusuman, Minggu (14/9/2025) siang terasa hangat. Warga, tokoh masyarakat, hingga pejabat Pemkot Yogyakarta berkumpul menyaksikan penyerahan bantuan untuk program bedah rumah. Di sudut ruangan, tampak beberapa karung semen tersusun rapi, simbol dukungan nyata dari PT Anisku Grup yang setiap minggu menyumbangkan 25 sak semen.
Program bedah rumah yang digagas Pemkot Yogyakarta ini menjadi angin segar bagi warga yang selama ini tinggal di rumah tak layak huni. Setiap minggu, tiga titik rumah dipilih untuk diperbaiki. Harapannya sederhana: menghadirkan hunian yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi penghuninya.
Langkah Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo yang terus berjuang terus menghadirkan program pro rakyat dan menahan kenaikan pajak di tengah pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menilai kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kota kepada rakyat.
“Meskipun ada pemangkasan anggaran, Pak Wali tidak menaikkan pajak dan terus berjuang menghadirkan program pro-rakyat, termasuk bedah rumah yang digelar tiga kali seminggu tanpa menggunakan APBD,” ujarnya.
Andi W Laurent, pemilik PT Anisku Grup, mengaku tersentuh setiap kali mendengar cerita warga penerima manfaat.
"Bantuan ini kami berikan untuk mendukung renovasi rumah, supaya warga bisa segera menempati rumah yang layak. Kami ingin menjadi bagian dari gotong royong ini,” ujarnya saat dihubungi Patmamedia melalui WhatsApp, Minggu malam (14/9/2025).
Salah satu penerima manfaat, Anastasya Puji Astuti, warga Prawirodirjan, Ngupasan, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. “Dulu rumah kami bocor di mana-mana, kalau hujan harus pindah-pindah supaya tidak kebasahan. Sekarang saya bisa berharap rumah kami segera kokoh dan anak-anak tidur dengan nyaman,” ucapnya dengan mata berkaca.
Lebih dari sekadar bantuan material, Andi melihat program ini sebagai gerakan kebersamaan. “Dengan berkomitmen menyalurkan 25 sak semen setiap minggu, kami ingin memberi semangat bagi warga agar tetap optimis membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo yang turut hadir dalam penyerahan bantuan, mengapresiasi dukungan dunia usaha seperti PT Anisku Grup. Ia menyebut partisipasi ini mempercepat terwujudnya kota yang lebih sejahtera.
Bagi warga penerima manfaat, setiap karung semen bukan hanya bahan bangunan, tetapi juga harapan. Bahwa rumah yang tadinya bocor dan rapuh akan segera berdiri kokoh, menjadi tempat yang layak untuk berteduh, beristirahat, dan menumbuhkan mimpi-mimpi baru.***