Platinum

Wabup Sleman: Nilai Pengabdian ASN Harus Terus Mengalir ke Masyarakat

Wijatma T S
26 June 2025
.
Wabup Sleman: Nilai Pengabdian ASN Harus Terus Mengalir ke Masyarakat

Wabup Danang Maharsa menyerahkan tali asih kepada mantan Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Drs. Ery Widaryana, M.M, Kamis (26/6/2025) dalam acara di Pendopo Parasamya Sleman. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menunjukkan apresiasi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya. Pada Kamis (26/6), sebanyak 321 anggota KORPRI yang purna tugas menerima tali asih dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Parasamya Sleman.

Penyerahan tali asih ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, yang menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada para ASN atas dedikasi mereka selama bertugas.

Dalam pidatonya, Danang menekankan pentingnya melanjutkan kontribusi meski tidak lagi berada dalam struktur pemerintahan.

“Saya harap bapak ibu bisa terus berkontribusi dan berkarya di masyarakat dengan semua pengalaman dan nilai-nilai pengabdian yang didapat di Pemkab Sleman,” kata Danang Maharsa.

Ia juga menyampaikan harapan agar para purna tugas tetap aktif di tengah masyarakat, misalnya melalui kegiatan sosial atau inisiatif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, R. Budi Pramono, dalam laporannya menjelaskan bahwa tali asih ini merupakan bentuk penghargaan dari KORPRI Sleman atas pengabdian para anggota. Dana tali asih bersumber dari iuran rutin anggota KORPRI sebesar Rp10.000 per bulan.

Setiap anggota yang purna tugas menerima tali asih sebesar Rp1.500.000. Dari 321 orang penerima, jumlah terbanyak berasal dari Dinas Pendidikan sebanyak 134 orang, disusul Dinas Kesehatan sebanyak 27 orang.

"Ini adalah bentuk penghormatan atas pengabdian panjang yang telah diberikan kepada Sleman," ujar Budi Pramono.

Acara ini menjadi momen penghargaan sekaligus penyemangat, bahwa meskipun sudah pensiun, kontribusi ASN untuk kemajuan daerah tidak pernah benar-benar selesai.(atm)*

Dilarang

Baca Juga