Platinum

Wabup Sleman: Berita Jadi Rujukan Pemerintah Ambil Keputusan Pembangunan

Wijatma T S
22 April 2025
.
Wabup Sleman: Berita Jadi Rujukan Pemerintah Ambil Keputusan Pembangunan

Wabup Danang Maharsa (tengah) beserta manajemen PT. GMS dan segenap pengurus PWI. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pemberitaan menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam mengambil keputusan, terutama untuk menindaklanjuti berbagai persoalan di lapangan.

“Saya sebagai Wakil Bupati Sleman tidak mungkin turun ke semua lini. Maka, saya harus membaca juga berita untuk menyelesaikan dan menindaklanjuti berbagai persoalan untuk pembangunan ke depan,” ujarnya saat menghadiri Syawalan dan Halal Bihalal Idul Fitri 1456 H keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sleman, Selasa (22/4/2025).

Kegiatan yang digelar di Lavender Lounge, The Rich Hotel tersebut merupakan hasil kerja sama antara PWI Sleman dan PT Garuda Mitra Sejati (GMS) Grup, yang membawahi The Rich Hotel, Jogja City Mall, dan Sleman City Hall. Hadir dalam acara tersebut General Manager (GM) Jogja City Mall Beny Sastrawijaya, GM The Rich Hotel R Terra Benrik Putra, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah dan swasta.

Danang juga mengingatkan tantangan sektor pariwisata yang berdampak luas pada perekonomian daerah. Ia meminta pengusaha hotel dan restoran agar tetap bersabar dan kreatif mencari terobosan di tengah menurunnya jumlah kunjungan wisatawan ke Sleman.

“Turunnya wisatawan ke Sleman bukan hanya berdampak pada pihak hotel dan restoran. Tetapi juga dapat berdampak pada menurunnya pendapatan asli daerah (PAD) bagi Kabupaten Sleman. Mari kita menyelesaikan permasalahan ini secara bersama-sama,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PWI Sleman Wisnu Wardhana mengapresiasi kerja sama dengan PT GMS yang telah dua kali memfasilitasi kegiatan Syawalan. Ia menekankan kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk saling memaafkan dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder.

“Dalam menyajikan berita, wartawan tidak hanya menyampaikan hal yang positif saja. Tetapi juga bentuk saran dan kritik yang membangun,” kata Wisnu. Ia pun menyampaikan permohonan maaf apabila ada pemberitaan yang kurang berkenan di hati para narasumber. *

Dilarang

Baca Juga