Tirakatan Hari Jadi Sleman di Condongcatur, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya
Wijatma T S
14 May 2025
.
Lurah Reno menyerahkan potongan tumpeng kepada Dukuh Kayen yang belum lama dilantik. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kalurahan Condongcatur menggelar malam tirakatan di Pendopo Kromoredjan, Rabu (14/5/2025) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-109 Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini menjadi momen reflektif dan sakral yang tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menjadi sarana menyatukan doa dan harapan untuk kemajuan Kabupaten Sleman.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri pamong Kalurahan Condongcatur, anggota BPKal, lembaga kemasyarakatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Depok, Isti Fajaroh, SP, MMA.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, S.IP, M.IP, dalam sambutannya membacakan pesan Bupati Sleman Harda Kiswaya, SE, M.Si.
Ia menekankan, malam tirakatan bukan sekadar tradisi tahunan, namun menjadi bentuk nyata rasa syukur atas segala rahmat, rezeki, dan keselamatan yang telah dilimpahkan kepada masyarakat Sleman.
“Tirakatan malam ini, meski sederhana, mengandung makna mendalam. Ini adalah sarana koreksi diri agar kita menjadi pribadi yang lebih baik—bekerja dengan jujur, disiplin, dan semangat melayani masyarakat,” ujar Reno.
Dalam sambutan tertulis, Bupati Sleman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatu dalam semangat gotong royong mewujudkan Sleman yang lebih adil, makmur, dan berkeadaban, selaras dengan tema peringatan tahun ini: "Gumolong Hanggayuh Mukti.”
Mewakili Panewu Depok, Isti Fajaroh mengapresiasi konsistensi Kalurahan Condongcatur dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan spiritualitas lokal melalui tirakatan.
Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan Perda No. 12 Tahun 1998, Hari Jadi Sleman diperingati setiap tanggal 15 Mei, bertepatan dengan 12 Rejeb 1846 Tahun Jawa.
“Peringatan ini hendaknya diisi dengan semangat kebersamaan. Sesuai Surat Edaran Bupati, masyarakat Sleman diimbau berpartisipasi aktif melalui pemasangan bendera, umbul-umbul, dan spanduk mulai 1–30 Mei 2025,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Drs. Mujiyono dari BPKal Condongcatur, dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Lurah Condongcatur.
Potongan tumpeng simbolik diberikan kepada Dukuh Kayen, yang baru saja dilantik pada 9 April 2025 lalu, sebagai bentuk harapan akan keberkahan dan kemakmuran bagi masyarakat Sleman di masa mendatang.(atm)