Platinum

PMI Berbah Awali 2026 dengan Donor Darah, 63 Kantong Terkumpul Dukung Program Lada Manis Sleman

Wijatma T S
30 January 2026
.
PMI Berbah Awali 2026 dengan Donor Darah, 63 Kantong Terkumpul Dukung Program Lada Manis Sleman

Aksi donor darah yang digelar Kamis (29/1/2026) di Gedung Serbaguna Kalurahan Kalitirto, Berbah, Sleman. (PM-kus)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Mengawali bulan pertama tahun 2026, PMI Kapanewon Berbah langsung tancap gas melayani kegiatan kemanusiaan. 

Sebanyak 63 kantong darah berhasil dihimpun dalam aksi donor darah yang digelar Kamis (29/1/2026) di Gedung Serbaguna Kalurahan Kalitirto, Berbah, Sleman.

Ketua PMI Kapanewon Berbah, Dodit, menegaskan kegiatan donor darah ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap program unggulan Pemerintah Kabupaten Sleman, Pelayanan Darah Sleman Gratis (Lada Manis).

“Kegiatan donor darah merupakan aksi kemanusiaan untuk mendukung program Lada Manis Pemkab Sleman. Pelaksanaannya bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sleman yang memiliki peralatan dan tenaga profesional,” jelas Dodit.

Program Lada Manis sendiri merupakan inisiatif Pemkab Sleman bersama PMI Sleman yang memberikan layanan transfusi darah gratis bagi warga ber-KTP Sleman. 

Program ini menanggung Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) yang seluruhnya dibebankan pada APBD Kabupaten Sleman.

Sebagai informasi, BPPD untuk satu kantong darah sebesar Rp490.000 untuk darah biasa seperti WB, TRC, TC, dan FFP. 

Biaya tersebut mencakup proses pengolahan, pemeriksaan penyakit menular, hingga penyimpanan darah demi menjamin keamanan bagi pasien.

“Program ini bertujuan memastikan tidak ada pasien warga Sleman yang kesulitan mendapatkan darah hanya karena terkendala biaya,” tegas Dodit.

Lada Manis telah diluncurkan sejak 1 Januari 2019 dan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati Sleman Nomor 38.26 Tahun 2018, yang kemudian diperbarui melalui Peraturan Bupati Sleman Nomor 7.1 Nomor 71 Tahun 2020.

Peserta donor darah berasal dari berbagai unsur, mulai dari staf Kapanewon Berbah, pamong kalurahan, anggota TNI dan Polri, tenaga kesehatan, KUA, Linmas, hingga masyarakat umum yang peduli sesama.

“Kegiatan donor darah kali ini berhasil mengumpulkan 63 kantong darah,” pungkas Dodit.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Tim Kesehatan SMP Muhammadiyah Berbah melalui kelompok ekstrakurikuler Student Medical And Rescue Team (SMART). 

Kelompok yang beranggotakan siswa kelas 7 dan 8 ini kerap dilibatkan dalam kegiatan PMI maupun event lain yang membutuhkan dukungan medis.

“SMART sering dilibatkan dalam kegiatan PMI Kapanewon Berbah dan juga kegiatan sosial lainnya,” ujar Aufar Dewary Prakoso, siswa kelas 8 anggota SMART asal Jomblangan, Banguntapan, Bantul.

Dilarang

Baca Juga