Platinum

Pemkab Sleman Tuntaskan Pembentukan 86 Koperasi Desa Merah Putih

Wijatma T S
04 June 2025
.
Pemkab Sleman Tuntaskan Pembentukan 86 Koperasi Desa Merah Putih

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Tina Hastani (ke tiga kanan) saat jumpa pers di Pendapa Parasamya. (PM-Wijatma TS)

Patmamedia.com (SLEMAN) — Pemerintah Kabupaten Sleman telah menyelesaikan pembentukan 86 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa dan kelurahan.

Langkah dimulai dengan sosialisasi oleh Bupati Sleman kepada seluruh Panewu dan Lurah pada 5 Mei 2025. Dilanjutkan dengan terbitnya Surat Edaran Bupati Sleman Nomor 0258/2025.

Hingga akhir Mei, seluruh kalurahan telah menyelenggarakan Musyawarah Kalurahan Khusus (Muskalsus) guna memilih pengurus dan pengawas koperasi.

Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, MM, menyampaikan bahwa pembentukan koperasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa.

"Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya kelembagaan ekonomi, tapi menjadi wadah sinergi antarwarga untuk mengelola potensi desa secara kolektif dan berkelanjutan. Kami pastikan seluruh proses pendirian koperasi berjalan tuntas hingga penerbitan akta badan hukum pada 12 Juni 2025" ujar Dra. Tina Hastani, MM, Rabu (4/6/2025).

Dari 86 koperasi yang terbentuk, 3 merupakan pengembangan dari koperasi yang telah ada (di Kalurahan Sinduadi, Sidomulyo, dan Jogotirto), sedangkan 83 lainnya merupakan pembentukan baru.

Penamaan koperasi mengikuti SE Gubernur DIY yang mempertimbangkan Keistimewaan Yogyakarta.

Koperasi akan mengelola unit usaha sesuai karakteristik desa, antara lain toko sembako, simpan pinjam, klinik, apotek, hingga pergudangan dan logistik.

Pemkab Sleman juga bekerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) untuk percepatan pembuatan akta, dengan fasilitasi dana dari APBD.

Dinas Koperasi membuka desk pelayanan pada 11–12 Mei 2025 untuk percepatan kelengkapan dokumen.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat, Kementerian Koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menetapkan dua koperasi dari Sleman, Kalurahan Sinduadi dan Tamanmartani, sebagai kandidat piloting nasional.

"Kami berharap koperasi ini mampu menjadi pilar ekonomi desa dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga," tutup Tina Hastani.(atm)

Dilarang

Baca Juga