.
Calon Pamong Kalurahan Condongcatur mengikuti pembekalan sebelum ujian. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Panitia Pengisian dan Pengangkatan Pamong Kalurahan Condongcatur Tahun 2025 melaksanakan pembekalan dan pengarahan bagi peserta ujian bakal calon pamong di Ruang Wacana Loka, Selasa (25/2/2025).
Acara ini dihadiri oleh Prof. Dr. Sudji Munadi, M.Pd bersama Prof. Ganda Sukmara, M.Pd, Agus Riyanto, M.Pd, Herri Purwanto, M.Pd, serta Sudarman dari DRPM UNY. Turut hadir pula Kepala Jawatan Praja Kapanewon Depok, mewakili Panewu Depok, Lurah Condongcatur Reno Sangaji, S.IP, M.IP, serta segenap panitia seleksi.
Ketua Panitia, Siswantoro, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembekalan ini merupakan bagian dari tahapan seleksi untuk posisi Jagabaya, Dukuh Ngropoh, dan Dukuh Kayen. Dari hasil seleksi administrasi, sebanyak 9 calon Jagabaya, 3 calon Dukuh Ngropoh, dan 4 calon Dukuh Kayen dinyatakan lolos dan berhak mengikuti ujian pada 27 Februari 2025 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
"Hari ini, semua bakal calon pamong mendapatkan pengarahan dari Panewu Depok, Lurah Condongcatur, serta penjelasan teknis pelaksanaan ujian dari UNY," jelas Siswantoro.
Ia menegaskan bahwa panitia tidak memiliki beban dalam menentukan hasil seleksi, karena seluruh pelaksanaan ujian dilakukan secara profesional oleh UNY.
Lurah Condongcatur, Reno Sangaji, S.IP, M.IP, memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap fokus, belajar dengan maksimal, serta selalu berdoa. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan ujian dilakukan oleh UNY berdasarkan kerja sama yang telah terjalin selama enam kali berturut-turut.
"Kami berterima kasih kepada panitia yang telah bekerja secara kredibel, profesional, dan transparan dalam proses penjaringan calon pamong," ujar Reno.
Ia menambahkan bahwa ujian ini merupakan tahap krusial dalam seleksi, yang bertujuan untuk menilai kompetensi dan kapasitas calon pamong. Reno berharap para peserta dapat mengikuti ujian dengan baik, menjunjung tinggi kejujuran, dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Prof. Dr. Sudji Munadi, M.Pd dari DRPM UNY menjelaskan bahwa ujian akan mencakup berbagai tahapan, termasuk tes akademik berbasis komputer (CAT), tes praktik komputer, tes psikologi, tes pidato, serta wawancara. Semua tes akan dilakukan di Fakultas Kedokteran, Ruang Pustik DRPM UNY, dengan tim penguji yang profesional.
Sementara itu, Herri Purwanto, M.Pd, dari UNY memaparkan jadwal ujian secara rinci, dimulai dari pembukaan pukul 07.30 WIB hingga pengumuman hasil seleksi pada pukul 16.00 WIB. Para peserta diharapkan hadir 15 menit sebelum acara dimulai, mengenakan pakaian rapi (atas putih, bawahan hitam), serta membawa kartu ujian dan identitas diri.
Kepala Jawatan Praja Kapanewon Depok, Feri Ferdian, S.IP, M.IDS, MPA, menyampaikan kebanggaannya terhadap proses seleksi yang berjalan transparan dan sesuai dengan Perda Kabupaten Sleman Nomor 10 Tahun 2019.
"Seleksi ini dilakukan secara objektif, akuntabel, dan kredibel dengan menggandeng UNY yang sudah berpengalaman menangani seleksi pamong dan CPNS hingga tingkat nasional," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Condongcatur merupakan salah satu kalurahan terbaik di Indonesia, yang membutuhkan pamong-pamong berkualitas tinggi untuk menghadapi dinamika sosial yang berkembang pesat.
Di akhir acara, dilakukan sesi foto bersama antara pamong, bakal calon pamong, Kepala Jawatan Praja Depok, pihak DRPM UNY, dan panitia seleksi sebagai penutup kegiatan pembekalan.