Platinum

PBB Sleman Lampaui Target, Pemkab Serahkan SPPT PBB-P2 Tahun 2026 di Akhir 2025

Wijatma T S
29 December 2025
.
PBB Sleman Lampaui Target, Pemkab Serahkan SPPT PBB-P2 Tahun 2026 di Akhir 2025

Bupati Harda Kiswaya secara simbolis menyerahkan SPPT tahunan. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar acara Penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2) Tahun 2026 pada Senin (29/12) di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman. Penyerahan SPPT yang dilakukan di akhir tahun 2025 ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus penguatan pengelolaan pendapatan daerah.

Acara tersebut dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, Wakil Bupati Sleman, Wakil Ketua DPRD Sleman, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, para Kepala OPD, Panewu, Paguyuban Manik Moyo, Suryo Ndadari, Cokro Pamungkas, Forum Danarta Sleman, serta para wajib pajak.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman, Abu Bakar menyampaikan, realisasi PBB-P2 tahun 2025 menunjukkan kinerja yang sangat positif. Dari target sebesar Rp97 miliar, hingga 28 Desember 2025 telah terealisasi Rp97.190.612.667 atau mencapai 100,20 persen.

“Capaian ini tidak lepas dari dukungan dan peran aktif seluruh pihak, mulai dari tingkat padukuhan, kalurahan hingga kapanewon. Untuk itu kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi yang telah terbangun,” ujar Abu Bakar.

Selain itu, sepanjang tahun 2025 pelayanan pemutakhiran data PBB-P2 mencapai 24.469 permohonan. Rinciannya meliputi pendaftaran objek pajak baru sebanyak 546 objek, mutasi objek dan subjek pajak 7.525 objek, pembetulan 444 objek, serta layanan lainnya.

Untuk tahun 2026, pokok ketetapan PBB-P2 ditetapkan sebesar Rp98.375.097.536 dengan jumlah 639.621 lembar SPPT. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya, seiring adanya pemutakhiran data PBB-P2 melalui loket pelayanan, pendataan individual, serta integrasi data dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Abu Bakar juga mengungkapkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sleman hingga 28 Desember 2025 telah mencapai Rp1.439.356.647.858 atau 97,54 persen dari target. Dari total tersebut, PBB-P2 memberikan kontribusi sekitar 7 persen terhadap PAD yang berhasil direalisasikan.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah menunjukkan kepatuhan dengan membayar PBB-P2 tepat waktu. Menurutnya, kepatuhan pajak menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pembayaran PBB-P2 yang tepat waktu tidak hanya mencerminkan kesadaran hukum masyarakat, tetapi juga menunjukkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap pembangunan Kabupaten Sleman,” kata Harda.

Lebih lanjut, Harda Kiswaya mengajak seluruh wajib pajak dan pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman. Ia menegaskan, pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk nyata kontribusi bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan masa depan Sleman yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Dilarang

Baca Juga