Merajut Sehat di Usia Senja: PWRI DIY Senam Bio Energi di Rumah Yani Saptohudoyo
Nadi Mulyadi
06 August 2025
.
Para bepers antusias melakukan senam bio energi power demi merajut ulang kesehatan. (PM-Muh Sugiono)
Patmamedia.com (YOGYAKARTA) — Suasana segar terlihat di halaman rumah seniman Yani Saptohudoyo, Jalan Solo, Yogyakarta, Rabu (6/8/2025) pagi. Puluhan lansia anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) DIY tampak antusias mengikuti senam Bio Energy Power (BEP), metode kebugaran yang kini semakin populer di kalangan masyarakat senior.
Senam ini bukan senam biasa. Disebut sebagai Senam Bio Energi Power, sebuah metode yang dikembangkan Perkumpulan Kebugaran Bioenergi Seluruh Indonesia (PKBSI) sebagai bentuk ikhtiar merajut ulang kesehatan dan vitalitas masyarakat Indonesia, khususnya kelompok usia lanjut. Gerakannya memadukan teknik pernapasan, olah tubuh, serta pemusatan energi, sehingga tak hanya menyegarkan raga, tapi juga menenangkan batin.
Ketua PKBSI Cabang Kota Yogyakarta, Drs Totok Sudarwoto, yang memimpin jalannya senam pagi itu, menjelaskan, senam bio energy saat ini menjadi salah satu metode terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
“Di Yogyakarta sendiri, saat ini telah berdiri 17 Rumah Sehat yang menjadi pusat kegiatan PKBSI, dengan anggota aktif sekitar 800 orang,” ungkapnya.
Kegiatan pagi itu menjadi istimewa karena melibatkan lintas generasi dalam semangat yang sama: hidup sehat dan bahagia. Bagi para anggota PWRI, ini adalah lebih dari sekadar olahraga — namun juga ruang untuk saling berbagi semangat dan rasa persaudaraan.
Salah satu tokoh PWRI DIY, Niken, mengaku senang bisa ikut dalam kegiatan ini. “PWRI butuh kegiatan yang memberi energi positif. Saya pribadi tertarik ikut senam ini karena manfaatnya jelas terasa, dan suasananya sangat menyenangkan,” ujarnya.
Selain diikuti para pesenam dari aggota PWRI, tampak juga sejumlah tokoh dan pengusaha turut bergabung dalam kegiatan tersebut. Owner Sate Klatak Anisku, Handi, yang hadir pagi itu mengaku, selain merupakan sahabat tuan rumah, Yani Saptohudoyo, juga karena tertarik metode senam bio energi power.
Setelah senam selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan sarapan bersama di ruang dalam galeri yang asri. Gelak tawa dan cerita ringan mewarnai pagi yang penuh kehangatan itu, seolah menjadi bukti bahwa usia bukan halangan untuk tetap bugar, aktif, dan produktif.***