.
Ketua Tim Pembinaan Jasa Konstruksi Bidang P3B DPUPKP Sleman, Fajar Waskito, ST, M.Eng. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Masyarakat Sleman kini semakin terbantu dalam menemukan tenaga tukang profesional dan bersertifikat melalui platform digital limasan.id yang dikembangkan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman.
Inovasi ini menjadi solusi atas kebutuhan tenaga konstruksi yang kompeten, sekaligus menjawab tantangan masyarakat dalam mencari tukang sesuai standar dan berdomisili di wilayah terdekat.
Ketua Tim Pembinaan Jasa Konstruksi Bidang Pendataan, Pembinaan, dan Pengawasan Bangunan (P3B) DPUPKP Sleman, Fajar Waskito menjelaskan, limasan.id dirancang untuk menghubungkan masyarakat dengan tenaga tukang tersertifikasi secara lebih cepat dan praktis.
“Melalui limasan.id masyarakat dapat mencari tukang bersertifikat sesuai dengan wilayahnya,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Platform ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan DPUPKP Sleman dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) konstruksi.
Sejak 2016, program pelatihan dan sertifikasi tukang terus digulirkan, dan hingga 2026 telah mencapai 75 persen cakupan di seluruh wilayah Sleman.
Pada 2026, pelatihan tetap dilaksanakan meski anggaran mengalami efisiensi.
Sebanyak 210 tukang akan dilatih dalam tujuh angkatan yang tersebar di sejumlah kalurahan seperti Mororejo, Donoharjo, Sendangmulyo, dan Wukirharjo, mulai Mei hingga Oktober.
Setiap peserta akan mendapatkan pembekalan teori dan praktik selama dua hari, serta diuji oleh asesor dari Lembaga Sertifikasi Konstruksi.
Mereka juga memperoleh fasilitas seperti alat pelindung diri (APD), modul, konsumsi, uang transport, hingga sertifikat kompetensi.
Dengan adanya tenaga tukang yang tersertifikasi dan mudah diakses melalui limasan.id, kualitas pembangunan di Sleman diharapkan semakin terjamin.
Selain itu, program ini juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal.
DPUPKP Sleman menargetkan pada 2028 seluruh wilayah telah memiliki tenaga konstruksi tersertifikasi secara merata, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan layanan pembangunan yang aman, berkualitas, dan terpercaya. (atm)*