Kiandra Ramadhipa, Pembalap Asal Sleman bangkit dari Posisi Start 24 Jadi Juara ETC Catalunya 2025
Muh Sugiono
07 November 2025
.
Kiandra Ramadhipa sesaat sebelum menaiki podium tertinggi setelah memenangi ajang ETC Catalunya 2025 yang digelar di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada Minggu, 2/11/2025. (PM-Istimewa)
Patmamedia.com (Barcelona) — Nama Muhammad Kiandra Ramadhipa kini jadi sorotan dunia balap. Remaja asal Sleman, Yogyakarta, itu sukses mencetak kemenangan dramatis di ajang European Talent Cup (ETC) Catalunya 2025 yang digelar di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Minggu (2/11/2025).
Yang membuat publik kagum, Kiandra meraih podium pertama meski start dari posisi ke-24 akibat penalti saat kualifikasi. Namun dari barisan belakang itu, pembalap 16 tahun ini tampil luar biasa — menyalip satu per satu lawan hingga akhirnya finis pertama hanya selisih 0,007 detik dari juara bertahan, Carlos Cano.
“Start dari belakang justru bikin saya makin semangat. Saya ingin buktikan kalau anak Indonesia juga bisa bersaing di Eropa,” ujar Kiandra usai balapan.
Dari Sleman ke Barcelona
Kiandra lahir dan besar di Sleman pada 4 Desember 2009. Dari kecil putera dari keluarga M Yoki Arafat itu sudah akrab dengan suara mesin motor dan aroma oli di garasi rumahnya. Dukungan keluarga dan pelatih lokal mengantarnya menembus level internasional lewat tim Honda Asia-Dream Racing Junior Team di bawah binaan PT Astra Honda Motor (AHM).
Kini, namanya tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang dua kali menjuarai seri European Talent Cup di musim 2025 — setelah sebelumnya juga menang di Sirkuit Magny Cours, Prancis, Juli lalu.
Musim debut Kiandra di Eropa terbilang sensasional. Ia sudah mengoleksi dua kemenangan dan tiga podium, termasuk podium perdana di Estoril, Portugal. Tambahan 25 poin dari Catalunya membuatnya naik ke peringkat ketiga klasemen sementara ETC 2025 dengan total 129 poin.
Selain di ETC, Kiandra juga berkompetisi di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, dan berhasil finis di posisi ke-8 klasemen akhir.
Kebanggaan Sleman di Podium Dunia
Kemenangan Kiandra di Catalunya tak hanya membanggakan Indonesia, tapi juga mengharumkan nama Sleman di panggung internasional.
“Kiandra membuktikan bahwa anak Sleman bisa menembus dunia. Mentalnya luar biasa,” ujar pemerhati olahraga otomotif Sleman, Eko Wahyudi.
Kiandra berharap prestasinya bisa menginspirasi anak-anak muda di Sleman untuk berani bermimpi besar. “Dari garasi kecil di rumah sampai ke sirkuit dunia, semua bisa kalau mau kerja keras,” ucapnya.
Dengan prestasi ini, Muhammad Kiandra Ramadhipa bukan sekadar pembalap muda berprestasi, tapi simbol semangat Sleman yang melaju ke dunia. Dari lintasan Eropa, ia membawa pesan sederhana: mimpi besar bisa dimulai dari tempat se kecil Sleman.***