Jogja Cling: Kodim Jogja dan Pengusaha Bersatu, Jembatan Kewek Dicat Warna Baru
Muh Sugiono
28 August 2025
.
Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Dandim 0734 Kol Inf Arif Setiyono sesaat sebelum kegiatan pengecatan jembatan Kewek dimulai. (PM-Wijatma TS)
Patmamedia.com (YOGYAKARTA) – Kodim 0734/Kota Yogyakarta kembali melaksanakan kegiatan pengecatan jembatan dalam rangkaian program Jogja Cling, Kamis (28/8/2025). Kali ini, jembatan yang dibenahi adalah Jembatan Amarta atau lebih dikenal sebagai Jembatan Kewek di kawasan Jetis.
Dandim Kota Jogja, Kolonel Inf Arif Setiyono, SIP, MHI, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI untuk ikut serta menciptakan Kota Yogyakarta yang indah dan nyaman. Program Jogja Cling sebelumnya juga telah dilakukan di Jembatan Sayidan, Gondolayu, dan Sukonandi.
“Program kami adalah mengecat dan menata semua jembatan yang ada di Kota Jogja. Dengan demikian Jogja benar-benar menjadi kota yang nyaman dihuni dan bikin rindu bagi siapa pun yang pernah datang,” ujar Arif.
Wali Kota Yogyakarta, H. Hasto Wardoyo, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, Jogja Cling merupakan gerakan istimewa yang sejalan dengan semangat gotong royong masyarakat Yogyakarta.
“Mungkin kita akan memperlombakan kebersihan atau lukisan mural untuk semua jembatan di Kota Jogja pada peringatan HUT Kota Jogja Oktober mendatang. Sekarang ini kita memang harus mengandalkan kekuatan massa (people power) dari sisi positifnya untuk bersama membangun daerah,” kata Hasto.
Program Jogja Cling mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan pengusaha. Salah satunya adalah Andi W. Laurent, pengusaha asal Yogyakarta sekaligus pemilik Grup Anisku.
Andi dikenal sebagai pengusaha yang bergerak di bidang pengembang properti, penginapan, kuliner, hingga rental mobil. Saat ini ia juga tengah mengembangkan konsep “rumah masa depan” atau taman pemakaman modern di kawasan Imogiri. Di lokasi itu, Andi membangun sekitar 3.000 lubang makam, dengan 200 lubang di antaranya didedikasikan secara gratis untuk masyarakat tidak mampu.
“Setiap orang pasti ingin hidupnya bisa memberikan manfaat bagi orang lain, begitupun saya. Karena itu, sebagian lubang makam yang kami bangun kami sediakan gratis bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” kata Andi.
Ia menambahkan, keterlibatannya dalam program Jogja Cling juga berangkat dari semangat yang sama. “Selama bisa dilakukan untuk kepentingan masyarakat, kami akan terus mendukung,” ujarnya.
Kegiatan pengecatan Jembatan Amarta ini berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB dengan titik kumpul di halaman parkir bawah Jembatan Amarta, Kelurahan Gowongan, Jetis.
Ke depan, Kodim 0734 bersama Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan seluruh jembatan di kota ini dapat selesai dicat dan ditata ulang pada tahun 2026, sehingga wajah Kota Jogja nantinya bisa menjadi semakin rapi, indah, dan nyaman bagi warga maupun wisatawan.*"*