.
Lurah Jambidan (kiri) menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Bamuskal Jambidan. (PM-Wagino)
Patmamedia.com (BANTUL) – Kalurahan Jambidan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, menggelar doa bersama untuk memperingati hari jadinya yang ke-79 di gedung serbaguna setempat, Senin (3/11/2025) malam. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri perwakilan dari Kapanewon Banguntapan, Kantor Urusan Agama (KUA), Babinkamtibmas, Babinsa, pamong, dukuh, ketua RT se-Kalurahan Jambidan, Bamuskal, serta tokoh masyarakat.
Lurah Jambidan, Zubaidi, dalam sambutannya menjelaskan, Kalurahan Jambidan terbentuk dari penggabungan tiga kalurahan, yakni Kalurahan Kretek, Sambirejo, dan Surodinanggan. Nama “Jambidan” sendiri diambil karena letaknya yang berada di tengah atau poros dari ketiga wilayah tersebut.
“Para pendiri sangat menghormati kebersamaan, sehingga tidak ada satu pun nama dari tiga kalurahan itu yang dipakai. Dipilihlah nama Jambidan sebagai simbol persatuan,” jelasnya.
Lebih lanjut Zubaidi menegaskan, pembangunan di Kalurahan Jambidan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Semua ini berkat kerja sama dari masyarakat mulai tingkat RT, dukuh, hingga kalurahan. Saya berharap warga selalu kompak dan bersatu agar tercipta masyarakat yang adil, makmur, mandiri, dan sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kapanewon Banguntapan, Sudarto, mengingatkan pentingnya disiplin waktu bagi aparatur kalurahan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
“Pamong harus datang tepat waktu supaya semua bentuk pelayanan bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Puncak acara ditandai dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Sahril Sidiq dari Kantor Urusan Agama Kapanewon Banguntapan, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Kalurahan Jambidan selama 79 tahun dalam membangun kebersamaan dan kemajuan masyarakat. (Wag)