Platinum

Dinkop UKM Sleman Siap Dampingi Koperasi Pena Sembada hingga Mandiri

Wijatma T S
26 February 2026
.
Dinkop UKM Sleman Siap Dampingi Koperasi Pena Sembada hingga Mandiri

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Sutiasih, S.P., M.M. (tengah) bersama pengurus dan anggota Koperasi Pena Sembada Sejahtera usai membuka resmi RAT. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Sutiasih, S.P., M.M., menegaskan komitmennya mendampingi Koperasi Jasa Pena Sembada Sejahtera hingga benar-benar mandiri dan berkembang. 

Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar Kamis (26/2) di Top Malioboro Hotel.

Menurut Sutiasih, koperasi tersebut saat ini masih berada pada tahap awal pertumbuhan. Ia mengibaratkannya seperti balita yang masih perlu dituntun dan diarahkan.

“Koperasi ini ibarat balita, masih perlu dituntun. Kami siap mendampingi sampai bisa mandiri, sampai bisa lebih besar dan bermanfaat bagi anggota,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah saat ini memberikan perhatian besar terhadap gerakan koperasi. Presiden bahkan mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap kalurahan, meski belum semuanya operasional.

“Koperasi bisa menjadi instrumen untuk menyejahterakan anggota. Kalau di awal masih berjuang dan gotong royong merekrut anggota, itu wajar. Tapi kalau anggotanya masih di bawah 50, tentu skalanya masih kecil,” katanya.

Sebagai pembanding, Sutiasih mencontohkan Koperasi “Aman” yang beranggotakan para pensiunan. Meski hanya memiliki 29 anggota, koperasi tersebut mampu memiliki aset tanah seluas 23 hektare.

Ia juga menyinggung keberhasilan Koperasi Beringharjo yang kini telah memiliki 19 cabang. 

Koperasi ini dirintis tiga mahasiswi pada 1993 untuk membantu pedagang Pasar Beringharjo agar tidak terjerat rentenir. 

Berawal dari modal kecil dan semangat pemberdayaan, koperasi tersebut berkembang lintas kota.

Bahkan, dalam pelaksanaan RAT, koperasi tersebut mampu menghadirkan pejabat kementerian dan dinas dari berbagai daerah secara daring. 

Menariknya, mereka juga memberikan penghargaan anggota teladan dengan indikator transformasi ekonomi, yakni dari penerima zakat menjadi pemberi zakat.

“Walaupun sedikit, koperasi bisa tetap eksis asal pintar mencari peluang. Anggota harus aktif, punya inisiatif, memberi masukan positif, dan bersama-sama membesarkan koperasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Sleman, Wisnu Wardhana, mengapresiasi capaian Koperasi Jasa Pena Sembada Sejahtera yang di usia relatif muda sudah mampu membukukan keuntungan hingga jutaan rupiah.

Ia membandingkan dengan koperasi lain yang pernah diikutinya selama bertahun-tahun namun belum mampu menghasilkan Sisa Hasil Usaha (SHU). 

“Ini patut diapresiasi. Artinya pengelolaan sudah berjalan baik dan ada progres nyata,” ujarnya.

Wisnu optimistis koperasi tersebut dapat terus berkembang dan meningkatkan keuntungan. 

Menurutnya, para anggota memiliki modal sosial kuat berupa jejaring luas di lapangan.

“Anggota kita ini kreatif dan punya banyak relasi. Beberapa minggu lalu sudah terbukti bisa menjalin kerja sama dengan Dinas Kominfo yang saling menguntungkan, seperti pengadaan kaos dan menjadi event organizer,” jelasnya.

Ia menegaskan, RAT merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi dalam koperasi. Karena itu, momentum RAT dinilai menjadi pijakan penting untuk membawa koperasi semakin maju.

“Kalau di luar sana ada koperasi yang pesimis, maka di Pena Sembada Sejahtera ini kita harus optimis,” tegas Wisnu.

Di akhir sambutannya, sebelum membuka resmi RAT, Sutiasih kembali memastikan Dinas Koperasi dan UKM Sleman siap membantu secara teknis, termasuk mengirim staf bila dibutuhkan.

“Kalau ada kendala teknis, kami bisa kirim staf untuk membantu. Konsultasi tidak harus ke kantor dinas, kami siap dipanggil di mana saja,” ujarnya, sembari mengingatkan pentingnya kelengkapan administratif seperti pencantuman akta pendirian dalam kop surat koperasi. (atm)

Dukungan

Baca Juga