.
Agus Jati Kumara (Pakai blangkon) bersama rombongan Dispar dan BI Bangka Belitung. (PM-Wagino)
Patmamedia.com (BANTUL) – Desa Wisata Krebet, Padukuhan Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul kembali menjadi sorotan nasional. Kali ini, Selasa (30/9/2025), rombongan dari Dinas Pariwisata dan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bangka Belitung melakukan studi banding bersama sekitar 20 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Ketua rombongan sekaligus Manajer BI Bangka Belitung, Dika, mengatakan pihaknya memilih Krebet sebagai tujuan studi banding karena dinilai sukses mengembangkan desa wisata berbasis kearifan lokal.
“Kami berharap setelah dari sini bisa membawa ilmu, termasuk tata kelola dan manajemen, untuk diterapkan di daerah kami,” ujarnya.
Desa Wisata Krebet memang telah lama dikenal sebagai sentra produksi batik kayu. Karya batik kayu warga setempat tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga telah mengangkat perekonomian masyarakat. Tak heran, Krebet kerap menjadi tujuan studi banding dari berbagai daerah di Indonesia.
Pengelola Desa Wisata Krebet, Agus Jati Kumara, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, Dinas Pariwisata Bangka Belitung berencana membentuk dan mendampingi 20 desa wisata, dan Krebet menjadi salah satu rujukan penting.
“Kami menunggu program dari mereka, semoga bisa berkolaborasi untuk mendorong pariwisata di Provinsi Bangka Belitung,” kata Agus.
Lebih jauh Agus berharap kunjungan ini menjadi momentum peningkatan kualitas pelayanan di Desa Wisata Krebet.
“Kami ingin semakin ramah dan memberikan pelayanan terbaik agar wisatawan semakin banyak yang berkunjung,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa selain BI Bangka Belitung, hampir seluruh kantor perwakilan BI di Indonesia telah melakukan kunjungan ke Krebet.
“Bulan ini rencananya juga akan ada kunjungan dari BI Kediri,” pungkasnya. (wag)
Editor: Wijatma