.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa saat menhadiri Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia(PM. Ist)enerima bantuan dalam acara Gebyar TJSP Merdeka tahun 2025
Patmamedia.com JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Sleman berupaya memperluas jejaring kemitraan dan daya saing produk unggulan daerah melalui partisipasi dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (22/10).
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menghadiri pembukaan konferensi ekonomi kreatif tingkat internasional tersebut bersama para menteri, pimpinan organisasi internasional, delegasi berbagai negara, serta sejumlah kepala daerah.
Kehadiran Pemkab Sleman dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah, membuka peluang kolaborasi, serta menyerap praktik baik pengembangan industri kreatif.
WCCE 2026 dibuka Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. Dalam sambutannya, Teuku menegaskan ekonomi kreatif bukan lagi sekadar sektor pendukung, melainkan salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional dan global.
Pemerintah menargetkan investasi sektor ekonomi kreatif mencapai Rp146 triliun pada 2026. Hingga kuartal I 2026, realisasi investasi disebut telah mencapai 47 persen dari target tahunan.
Konferensi tersebut dihadiri lebih dari 6.100 peserta dari lebih dari 80 negara, tujuh organisasi internasional, 183 pembicara, serta sekitar 50 kepala daerah.
Dalam konferensi tahun ini, pemerintah mendorong tiga agenda utama penguatan ekosistem ekonomi kreatif global. Agenda tersebut meliputi penempatan pelaku kreatif sebagai pusat pengembangan industri di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), penguatan pertumbuhan industri yang inklusif dan berkelanjutan, serta perluasan akses pasar dan pembiayaan melalui komersialisasi kekayaan intelektual.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengapresiasi penyelenggaraan WCCE 2026 sebagai ruang untuk memperluas wawasan dan memperkuat sinergi lintas sektor.
Melalui forum tersebut, Pemkab Sleman berharap dapat memperkuat kemitraan, membina generasi muda kreatif, serta mendorong produk-produk unggulan daerah agar mampu beradaptasi dengan dinamika pasar global.
Partisipasi dalam forum internasional ini diharapkan turut membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif Sleman agar semakin inovatif dan kompetitif.(dan)