.
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto (kiri). (PM-wagino)
Patmamedia.com (BANTUL) – Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak Kabupaten Bantul 2026 berakhir dalam suasana aman dan kondusif. Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengapresiasi masyarakat yang ikut menjaga keamanan selama seluruh tahapan pemilihan.
Apresiasi tersebut disampaikan Bayu setelah pelaksanaan Pilur Serentak pada Minggu (4/10/2026). Menurutnya, situasi aman tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemilih, calon lurah dan pendukungnya, panitia, perangkat kalurahan hingga jajaran pengamanan.
"Polres Bantul menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bantul. Pelaksanaan Pilur Serentak pada 4 Oktober 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif," ujar Bayu, Senin (5/10/2026).
Dia menilai keberhasilan menjaga keamanan selama Pilur merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama seluruh masyarakat Bantul.
Bayu mengingatkan, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk memutus persaudaraan maupun mengganggu kerukunan masyarakat.
Dia pun mengapresiasi kedewasaan masyarakat Bantul dalam mengikuti seluruh tahapan Pilur, mulai dari proses pemilihan hingga setelah pemungutan suara.
"Siapa pun pilihan kita, pada akhirnya kita semua tetap bersaudara dan merupakan bagian dari masyarakat Bantul. Setelah seluruh proses pemilihan selesai, mari kita kembali bersatu, bersama-sama membangun dan menjaga Bantul agar tetap aman, damai, dan kondusif," katanya.
Menurut Bayu, berakhirnya Pilur harus menjadi momentum untuk kembali menyatukan masyarakat tanpa sekat dukungan terhadap calon tertentu.
Bayu juga menyampaikan ucapan selamat kepada para calon lurah yang mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam Pilur Serentak 2026.
Dia berharap kepercayaan tersebut dijalankan sebagai amanah dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
"Selamat kepada para calon lurah yang telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Semoga dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, menjadi pemimpin yang mampu merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik maupun latar belakang," tuturnya.
Para pemimpin kalurahan yang mendapat amanah masyarakat juga diharapkan mampu membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh unsur masyarakat.
Bayu berharap tidak ada lagi sekat antara pendukung calon setelah proses pemilihan selesai.
"Tidak ada lagi istilah pendukung calon A maupun calon B. Yang ada adalah masyarakat Bantul yang bersama-sama membangun daerahnya," tegasnya.
Selain menjaga persatuan, Bayu mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat diminta bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang berpotensi menimbulkan perselisihan. Jika muncul persoalan, komunikasi dan musyawarah diharapkan menjadi jalan utama untuk menyelesaikannya.
"Keamanan dan kondusivitas Bantul bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri maupun aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari terus kita jaga persatuan, kerukunan, dan keamanan lingkungan masing-masing," katanya.
Dengan berakhirnya Pilur Serentak dalam kondisi aman dan kondusif, Polres Bantul kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga jalannya proses demokrasi di tingkat kalurahan.
Bayu berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama Pilur terus dipertahankan untuk mendukung kepemimpinan baru di masing-masing kalurahan.
"Mari kita jadikan Pilur Serentak ini sebagai momentum untuk semakin mempererat persaudaraan. Beda pilihan adalah hal biasa, tetapi persatuan dan keamanan Bantul adalah kepentingan kita bersama," pungkasnya. (wag)