.
Prosesi pelantikan 30 lurah di pendopo Parasamya Kabupaten Bantul. (PM-ist)
Patmamedia.com, BANTUL – Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 30 lurah yang baru dilantik agar tidak lagi membawa sekat-sekat politik setelah pemilihan lurah (Pilur) selesai.
Ia meminta seluruh lurah segera merangkul semua warga, termasuk mereka yang sebelumnya tidak mendukung saat pemilihan.
Pesan tegas itu disampaikan Halim saat melantik 30 lurah hasil Pilur 4 Oktober 2026 di Pendopo Parasamya, Kompleks Pemda I Bantul, Kamis (5/11/2026).
Dari 30 lurah yang dilantik, sebanyak 14 orang merupakan petahana, sedangkan 16 lainnya merupakan wajah baru.
Dalam sambutannya, Halim mengucapkan selamat kepada seluruh lurah terpilih. Ia berharap para pemimpin kalurahan tersebut mampu menjaga amanah dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
"Segeralah merangkul seluruh warga tanpa membeda-bedakan, karena ini kemenangan kita bersama," tegas Halim.
Menurutnya, kemenangan dalam Pilur bukan hanya milik calon lurah maupun tim suksesnya. Kemenangan tersebut merupakan milik seluruh masyarakat kalurahan.
Karena itu, ia meminta para lurah segera membangun komunikasi dan berkolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat untuk membahas arah pembangunan kalurahan.
Halim menegaskan, tidak boleh lagi ada kelompok-kelompok yang terbelah akibat perbedaan pilihan politik. Semua pihak harus kembali bersatu dan bersama-sama memajukan kalurahan.
"Pemilihan sudah selesai. Tidak ada lagi kubu-kubuan. Semua harus bersatu dan merangkul warga tanpa membeda-bedakan," ujarnya.
Selain itu, Halim mengingatkan agar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kalurahan (RPJMKal) tidak dilakukan secara sepihak.
Para lurah harus melibatkan masyarakat dan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia juga secara khusus mengingatkan agar pengelolaan tanah kas desa selalu mengikuti aturan yang berlaku.
Lebih lanjut Halim menjelaskan, menjadi lurah bukan pekerjaan ringan. Ada empat tugas pokok yang harus dijalankan secara seimbang.
Keempatnya meliputi penyelenggaraan pemerintahan kalurahan, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pembinaan masyarakat.
Menurut Halim, keempat tugas tersebut harus berjalan beriringan agar pemerintahan kalurahan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap 30 lurah yang baru dilantik mampu menjalankan tanggung jawab tersebut dengan baik dan menjawab harapan warga.
"Semoga semuanya bisa berjalan lancar dan sesuai harapan masyarakat dan kita bersama," pungkasnya. (wag)